Rabu, 25 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Besok PLN Datangkan Mesin ke Pulau Mandangin, LPBH NU: Kami Kawal Sampai Listrik Normal

Redaksi - Wednesday, 25 February 2026 | 11:58 PM

Background
Besok PLN Datangkan Mesin ke Pulau Mandangin, LPBH NU: Kami Kawal Sampai Listrik Normal
Kantor PLN ULP Sampang (Alimuddin untuk salsabilafm/)

salsabilafm.com - Aliran listrik di Desa Pulau Mandangin, Kecamatan/Kabupaten Sampang dikabarkan akan segera kembali normal. Hal itu disampaikan oleh Haerul Anwar, salah satu pimpinan PLN Sumenep melalui pesan WhatsApp. 


"Teman-teman Mandangin, minta tolong dikawal, insyaallah hari Kamis mesin sewa merapat ke Mandangin. Tolong perijinan dermaga dan akses jalannya. Berangkat dari Sumenep habis sahur, kira-kira masuk Mandangin jam satu siang," kata Haerul dalam di grup WhatsApp PLTD Mandangin, Rabu (25/6/2026). 


Informasi tersebut dibenarkan Redi, Manager PLN ULP Sampang. Menurut dia, kabar itu memang benar adanya dan akan segera ditindaklanjuti untuk kebutuhan listrik masyarakat mandangin. 


"Infonya demikian, mohon doanya dan semoga lancar semua prosesnya," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026). 


Menanggapi hal itu, Ketua LPBH NU Sampang, Lukman Hakim menilai langkah PLN tersebut patut diapresiasi dalam upaya mendatangkan mesin sekalipun statusnya masih sewa.


"Tetap diapresiasi, sekalipun baru direspon setelah viral soal pemberitaan listrik padam di Pulau Mandangin," katanya. 


Lukman berharap kejadian seperti itu tidak perlu terulang kembali, mengingat kebutuhan warga terhadap listrik di Pulau Mandangin saat ini sangat tinggi. Berbeda dengan 20 tahun yang lalu, di mana warga saat itu tidak banyak menggunakan teknologi dan komunikasi seluler. 


"Sekarang sudah era digital, masyarakat dari semua kalangan sudah familiar, artinya kebutuhan listrik sangat penting dan jadi kebutuhan pokok sehari-hari," tegas Lukman. 


Untuk itu, kata dia, PLN harus tanggap dan cepat dalam melakukan langkah dan memberikan solusi. Sehingga hal demikian tidak terulang lagi di tahun-tahun yang akan datang. 


"Pemadaman dalam waktu berbulan-bulan ini jangan sampai terulang lagi, karena benar-benar merugikan hak masyarakat Mandangin sebagai warga negara yang harus menikmati pelayanan prima dari PLN," ungkapnya. 


Meskipun demikian, pihaknya tetap memberikan peringatan, jika sampai hari Jum'at (27/2/2026) tidak ada progres dari PLN, maka LPBH NU Sampang tetap akan melakukan langkah-langkah hukum. 


"Sebagai bentuk keterbukaan dan kepastian hukum, kami akan tetap kawal sampai permasalahan listrik di Pulau Mandangin bebar-benar sudah normal," pungkasnya. (Alimuddin)