Belasan Lahan Sekolah di Sampang Terancam Tak Bisa Disertifikasi, Ini Penyebabnya
Ach. Mukrim - Monday, 23 February 2026 | 08:43 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mencatat belasan bidang lahan yang kini ditempati gedung sekolah terancam tidak bisa diproses sertifikasinya. Masalah ini mencuat lantaran lahan-lahan tersebut masuk dalam kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, Achmad Murang menjelaskan, kendala ini muncul di tengah upaya pemerintah daerah menuntaskan legalitas aset sekolah sejak tahun 2025.
"Di Sampang ada 12 sekolah yang masuk Lahan Sawah Dilindungi. Inilah yang perlu kami tindak lanjuti," katanya, Senin (23/2/2026).
Murang menegaskan, belasan gedung sekolah tersebut sebenarnya telah dibangun jauh sebelum peraturan terkait LSD diberlakukan. Namun, secara sistem pertanahan, lahan tersebut kini masuk dalam zona hijau yang dilarang untuk dialihfungsikan, sehingga proses penerbitan sertifikatnya terhambat.
Guna mencari solusi, lanjutnya, Pemkab Sampang kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan koordinasi ke pemerintah pusat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan BPN, karena untuk mengeluarkan status lahan sekolah dari kawasan LSD, kami perlu izin ke pusat terkait tata ruangnya," imbuhnya.
Selain persoalan LSD, Murang tidak memungkiri bahwa beberapa lahan sekolah lainnya juga masih mengalami kendala lain, seperti sengketa lahan dengan warga setempat. Terkait sebaran lokasi 12 sekolah yang masuk kawasan LSD tersebut, pihak BPPKAD belum bisa merinci secara detail titik desa maupun kecamatannya.
"Datanya ada di kantor. Tapi yang jelas, ada 12 sekolah yang sudah kami daftarkan untuk penyertifikatan, namun masuk LSD. Kalau lokasi pastinya di mana saja, saya belum hafal," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Ikuti Renungan Suci HUT ke-81, Bupati Sampang: Kemerdekaan Lahir dari Pengorbanan
14 hours ago

Festival Pesisir ke-5 HCML Dimulai, Ratusan Warga Mandangin Nikmati Layanan Adminduk dan Khitan Gratis
a day ago

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, MWC NU Banyuates Sampang Salurkan Air Bersih
2 days ago

Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Pamekasan, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
2 days ago

Laga Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Seorang Official Tim Diduga Pukul Wasit
2 days ago

Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA, Target Rampung Akhir Agustus 2026
3 days ago

Siswi di Pamekasan Meninggal Akibat Steven Johnson Syndrome, Dinkes: Hanya Satu Kasus
3 days ago

Sambut Investasi China, Pemkab Bangkalan Siapkan Kawasan Industri 3.000 Hektare
3 days ago

Karapan Sapi Sampang 2026 Targetkan 48 Pasang Sapi, 34 Pasang Sudah Terdaftar
3 days ago

Puluhan Fasum di Sampang Rusak Akibat Bencana, Diajukan untuk Rehabilitasi
3 days ago





