Arus Balik Lebaran 2025, Lalu Lintas di Jalan Raya Blega Macet Parah
Ach. Mukrim - Thursday, 03 April 2025 | 06:43 PM


salsabilafm.com – Memasuki masa arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, Jalan Raya depan Pasar Blega Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengalami kepadatan dan antrian arus lalu lintas yang sangat panjang. Kepadatan ini disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan yang melintas dari tiga arah, sehingga menyebabkan antrian kendaraan yang panjang dan berlipat dua.
Menurut pantauan salsabilafm.com di lapangan, Kamis (3/4/2025) kepadatan arus lalu lintas terjadi sejak Rabu (2/4/2025) kemarin, dan diperkiraan akan berlanjut sampai H+7 lebaran tahun ini. Kepadatan kendaraan dari arah timur sepanjang 3 km dari RM Bebek Surya ke pasar Blega. Kemudian, dari arah selatan sepanjang 1 km dan dari arah barat sepanjang 2 km dari SMPN 1 Blega.
Sholahuddin, pemudik dari Pamekasan mengatakan, kemacetan terjadi akibat volume kendaraan para pemudik yang hendak kembali ke tempat perantauan.
"Penyebab kemacetan disebabkan karena meningkatnya volume kendaraan harus balik lebaran idul Fitri tahun ini. Selain itu, aksi serobot kendaraan di luar jalur juga menjadi penyebabnya," katanya.
Kapolsek Blega, Iptu Muhammad Syamsuri, menyampaikan arus lalu lintas di Pasar Blega mulai meningkat dari arah timur. Antrian kendaraan roda empat dari arah Sampang menuju Surabaya telah ditempatkan di depan RM Makota namun pergerakan kendaraan masih berjalan.
"Kalau dari arah Timur diperkirakan sepanjang 3 kilo," katanya, Kamis (3/4/2025).
Menurutnya, petugas keamanan terus memberikan arahan kepada pengemudi untuk tidak berhenti di bahu jalan di depan pasar. Sebab, hal itu dapat menyebabkan antrian kendaraan. Petugas juga berjaga di simpang tiga pasar Blega untuk mengatur keluar masuknya kendaraan.
"Petugas standby di simpang tiga pasar Blega tepatnya di depan Pospam untuk mengatur keluar masuknya kendaraan," ungkapnya.
Diprediksi, arus balik akan terus meningkat pada sore dan malam hari. Karena itu, pengendara diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan tidak berhenti di bahu jalan.
"Kalau macetnya dari pagi jam 10.00 sampai jam 10.00 malam," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Warga di Sampang Keluhkan Jalan Poros Desa Rusak Parah, Kades: DD Alami Pemangkasan
17 hours ago

Pasca Ambruk, SDN Pangilen Terpaksa Lakukan KBM di Luar Kelas
17 hours ago

Belasan CJH Sumenep Batal Berangkat Haji, Kondisi Kesehatan Jadi Faktor Utama
17 hours ago

Harga Minyak Goreng Curah di Sumenep Melonjak, Ini Penyebabnya
17 hours ago

Diserempet Dump Truk, Lansia 67 Tahun di Pamekasan Meninggal Dunia
17 hours ago

Harga Plastik Melonjak, Pengusaha Jasa Laundry di Bangkalan Lakukan Penyesuaian Harga
17 hours ago

2 Cicit Syaikhona Cholil Bangkalan Akan Deklarasikan IHSAN di Hari Santri 2026
17 hours ago

Dorong Percepatan Digitalisasi dan Efisiensi Energi, Pemkab Sampang Terapkan WFH Tiap Jum'at
20 hours ago

Pelajar SMK di Sampang Tersengat Listrik saat Parkir Motor
20 hours ago

Tiba di Pamekasan, Haji Her Disambut Ribuan Warga
13 hours ago





