Anggota Polisi di Sumenep Dipecat Tidak Hormat, Diduga Langgar Kode Etik
Redaksi - Tuesday, 18 November 2025 | 06:25 PM


salsabilafm.com – Seorang anggota polisi berpangkat Aipda di lingkungan Polres Sumenep, inisial FH, resmi dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada Selasa (18/11/2025). Upacara pemecatan dipimpin oleh Kapolres setempat.
Meskipun resmi dipecat secara tidak hormat, Polres Sumenep tidak menjelaskan secara rinci alasan pemecatan tersebut. “Intinya melanggar kode etik,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (18/11/2025).
Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menyampaikan, pemecatan tersebut merupakan akhir dari proses evaluasi internal yang dilakukan sesuai PP RI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri. Rivanda menegaskan, keputusan itu menjadi bagian dari penegakan disiplin serta upaya menjaga profesionalisme institusi.
Rivanda tidak menyebutkan alasan pemecatan Aipda FH. Dia hanya menyebut, keputusan itu merupakan hasil evaluasi panjang, tanpa merinci pelanggaran yang dilakukan anggotanya.
“Keputusan ini adalah proses akhir dari evaluasi panjang terhadap pelanggaran yang dilakukan anggota yang bersangkutan. Saya berharap hal ini menjadi pembelajaran bagi seluruh personel untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalami bertugas,” kata Rivanda.
Pihaknya juga meminta seluruh personel untuk menjaga perilaku dan kinerja, serta menghindari tindakan yang dapat merusak kredibilitas Polri.
“Jangan lakukan tindakan yang dapat menjatuhkan kredibilitas Polri. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas. Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita,” jelas dia.
Usai upacara pemecatan tersebut, maka Aipda FH kini berstatus sebagai warga masyarakat umum. (*)
Next News

Usulan Baju Adat Sampang Jadi WBTB Nasional Ditolak Pusat
11 hours ago

Bukan Sekadar Mengajar, Guru di Sampang Dituntut Ciptakan 'Joyful Learning' di Era Digital
11 hours ago

Alokasi Anggaran MBG pada Tahun 2026 Capai Rp335 Triliun
11 hours ago

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Minyak Mentah
13 hours ago

Pemkab Sumenep Targetkan 1,9 Juta Kunjungan Wisata Tahun 2026
a day ago

Pemkab Sampang Pasang 157 Titik PJU di JLS, Tekan Angka Kriminalitas dan Laka Lantas
16 hours ago

Jejak GPS Bongkar Aksi Maling Mobil, Kendaraan Curian dari Sidoarjo Ditemukan di Madura
16 hours ago

2 ASN di Pamekasan Diberhentikan, Bolos Kerja Lebih 28 Hari
a day ago

Hujan Disertai Angin Kencang, 4 Rumah di Bangkalan Rusak
a day ago

PDIP Sampang Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Kemunduran Demokrasi dan Cederai Hak Rakyat
a day ago





