56 Ruas Jalan Kabupaten di Bangkalan Diperbaiki Tahun 2026, Anggaran Capai Rp101 Miliar
Redaksi - Monday, 19 January 2026 | 07:09 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Hal ini sebagai upaya mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sepanjang tahun 2025, Pemkab Bangkalan telah merealisasikan perbaikan pada 51 ruas jalan kabupaten dengan total pagu anggaran lebih dari Rp82 miliar.
Dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Bangkalan, program pembangunan jalan tersebut menghasilkan output fisik sepanjang 53,4 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten ujung barat pulau Madura.
Capaian pembangunan infrastruktur jalan pada 2025 menjadi landasan penguatan kebijakan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan tahun berikutnya.
Tahun 2026, Pemkab Bangkalan kembali meningkatkan perhatian pada sektor jalan dengan merencanakan perbaikan 56 ruas jalan kabupaten. Puluhan ruas jalan tersebut direncanakan tersebar di 18 kecamatan yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bangkalan.
Total pagu anggaran yang disiapkan untuk program perbaikan jalan kabupaten pada tahun 2026 mencapai lebih dari Rp101 miliar.
Dari anggaran tersebut, pemerintah daerah menargetkan output pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 49 kilometer.
Program peningkatan jalan ini diharapkan mampu memperbaiki aksesibilitas antarwilayah di Kabupaten Bangkalan.
Selain itu, peningkatan kualitas jalan juga ditujukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan, Rizal Mardiansyah, menyampaikan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Kebijakan tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan dalam memperkuat konektivitas wilayah.
"Perbaikan jalan kabupaten kami lakukan secara bertahap dan merata di seluruh kecamatan, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, fungsi strategis jalan, serta kebutuhan masyarakat," ujarnya, Senin,(19/1/2025).
Rizal menegaskan, kualitas konstruksi dan daya tahan jalan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2026. Menurutnya, meskipun estimasi panjang jalan yang diperbaiki lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya, namun ketahanan dan keberlanjutan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah daerah.
"Upaya tersebut dilakukan untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih awet dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tukasnya.
Pihaknya berharap, program peningkatan jalan kabupaten ini dapat mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Melalui pembangunan infrastruktur jalan yang berkelanjutan, Pihaknya optimis manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di berbagai kecamatan. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
19 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
19 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
19 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
19 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
19 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
19 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
19 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
19 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
19 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





