Karpet 4 Lapangan Badminton GOR Indoor Sampang Akan Diganti
Ach. Mukrim - Sunday, 19 July 2026 | 03:56 AM


salsabilafm.com - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran sebesar Rp208 juta dari APBD 2026 untuk pengadaan karpet lapangan bulu tangkis di GOR Indoor. Pengadaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga.
Kepala Disporabudpar Sampang, Marnilem, mengatakan, program pengadaan karpet dipastikan terealisasi pada tahun ini. Namun, anggaran yang tersedia hanya cukup untuk mengganti karpet di empat dari lima lapangan bulu tangkis yang ada di GOR Indoor.
"Ini untuk peningkatan sarana dan prasarana lapangan bulu tangkis di GOR Indoor. Di sana ada lima lapangan, tetapi anggaran hanya cukup untuk empat lapangan," katanya, Minggu (19/7/2026).
Dia menjelaskan, proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung (PL). Saat ini masih dalam tahap pengadaan. Meski demikian, Marnilem mengaku tidak mengetahui secara rinci tahapan proses tersebut karena menjadi kewenangan bagian pengadaan barang dan jasa (Barjas).
"Prosesnya saya tidak paham karena itu ranahnya bagian pengadaan barang dan jasa," katanya.
Menurut Marnilem, penggantian karpet bukan hanya bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui penyewaan fasilitas GOR Indoor, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan atlet yang memanfaatkan lapangan.
"Tidak hanya untuk peningkatan PAD, tetapi juga untuk memberikan kepuasan bagi penggemar bulu tangkis," ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang, Mohammad Faruk, menilai kondisi fasilitas lapangan bulu tangkis di GOR Indoor memang belum memenuhi standar. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala bagi Kabupaten Sampang untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan, khususnya di tingkat lokal.
Faruk yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sampang berharap, pengadaan karpet dapat segera direalisasikan agar kualitas sarana olahraga meningkat dan kebutuhan atlet maupun masyarakat dapat terpenuhi.
"Penyewa sarana dan prasarana GOR Indoor banyak yang mengeluhkan kondisi fasilitas karena dinilai belum layak digunakan untuk penyelenggaraan event," pungkas Faruk. (Mukrim)
Next News

37 Tahun Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Pria Asal Bangkalan Dipulangkan Usai Meninggal
7 hours ago

DPRD Sampang Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
7 hours ago

DPRD Sampang Sebut 3 Perda Perlindungan Anak dan Perempuan Sudah Disahkan: Masalahnya Belum Ada Perbup
7 hours ago

Kasus Rudapaksa Anak, Dinsos PPPA Sampang Beri Pendampingan Korban Sejak Akhir Juni
7 hours ago

Kalahkan Prancis 6-4, Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026
10 hours ago

Gegera Sengketa Lahan, Ratusan Siswa SD di Bangkalan Belajar di Rumah Warga
10 hours ago

2.164 Calon Penerima BSPS di Sampang Tunggu Verifikasi
a day ago

Anggaran UHC Sampang Bertambah, Total Rp49,2 Miliar
2 days ago

Produk IKM Sampang Berpeluang Tembus Pasar Maldives, 15 Pelaku Ikuti Kurasi Ekspor
2 days ago

Puluhan Anggota DPRD Sampang Tak Hadir, Rapat Paripurna Ditunda
3 days ago




