Kamis, 5 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

3 Pelajar SMA Pesta Miras di Puskesmas Kedungdung, Mahfud: Ini Persoalan Serius

Syabilur Rosyad - Sunday, 11 January 2026 | 10:40 AM

Background
3 Pelajar SMA Pesta Miras di Puskesmas Kedungdung, Mahfud: Ini Persoalan Serius
Ketua DPD PKS Kabupaten Sampang, Mahfud (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Kasus dugaan pesta minuman keras (miras) di lingkungan Puskesmas di Kabupaten Sampang menuai sorotan luas dari berbagai pihak. Peristiwa ini menjadi perhatian serius publik lantaran tiga dari empat pelaku yang diamankan aparat kepolisian diketahui masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).


Ketua Dewan Pimpinan Daerah 

(DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sampang, Mahfud, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras kejadian tersebut.




"Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Apalagi, tiga pelaku merupakan anak-anak yang masih berstatus sebagai pelajar," ujar Mahfud kepada salsabilafm.com, Minggu (11/1/2026).


Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam aktivitas yang tidak pantas di lingkungan fasilitas kesehatan mencerminkan adanya kemunduran dalam aspek pendidikan dan moral generasi muda di Kabupaten Sampang.


"Ini adalah persoalan serius. Aktivitas seperti ini jelas tidak mencerminkan nilai-nilai pendidikan dan moral yang seharusnya dijunjung tinggi. Kita harus sama-sama memikirkan bagaimana generasi muda kita bisa terlindungi dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik," tegasnya.




Selain menyoroti perilaku pelajar, Mahfud juga mengingatkan pihak Puskesmas agar lebih meningkatkan pengawasan, khususnya di luar jam pelayanan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.


"Kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak Puskesmas. Pengawasan perlu diperketat agar fasilitas pelayanan kesehatan tidak disalahgunakan," jelasnya.




Tak hanya itu, dia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan, terutama dalam pembinaan karakter dan moral generasi muda.


"Harapan kami, ke depan pemerintah lebih serius menyoroti pembinaan pendidikan dan karakter anak-anak kita, agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang dan masa depan generasi muda Sampang tetap terjaga," pungkas Mahfud.

(Syad)