3 Bulan Listrik di Pulau Mandangin Tidak Normal, LPBH NU: Kami Akan Gugat ke Pengadilan
Redaksi - Tuesday, 24 February 2026 | 11:39 AM


salsabilafm.com - Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBHNU) Sampang soroti padamnya listrik di Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang yang mati hampir tiga bulan. LPBH NU Sampang menilai padamnya listrik di kepulauan itu dianggap tidak wajar lantaran berbulan-bulan tak ada kepastian.
Ketua LPBH NU Sampang, Lukman Hakim mengatakan, padamnya listrik dalam kurun waktu yang cukup lama itu jelas melanggar ketentuan UU Ketenagalistrikan dan UU perlindungan hak konsumen.
"Jika dalam kurun waktu 3x24 jam tidak normal, kami akan mengajukan gugatan ke pengadilan sebagai perbuatan melanggar hukum, karena merugikan hak konsumen pelanggan," tegasnya.
Sebelumnya, Manager PLN ULP Sampang Redi menyampaikan, sebagai upaya penguatan pasokan listrik di Pulau Mandangin, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sampang berupaya semaksimal mungkin memastikan layanan kepada pelanggan berjalan dengan lancar.
"Atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak akibat kegiatan ini," kata Redi.
Menurut Redi, saat ini PLN melakukan skema pengaturan operasional sistem, saat peralatan pembangkit sedang berada dalam proses penanganan.
"Mohon doa dan dukungan penuh dari stakeholder agar proses ini berjalan lancar, sehingga pasokan listrik semakin andal untuk masyarakat Pulau Mandangin," tegasnya.
Selain itu, PLN juga terus berkoordinasi dengan mitra teknis serta menyiapkan dukungan tambahan, agar kapasitas layanan dapat semakin meningkat.
"Untuk pola operasinya masi diperukan pengaturan, upaya kami inginnya segera selesai dan ramadan ini semoga bisa," tutupnya. (Alimuddin)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
7 hours ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
7 hours ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
8 hours ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
11 hours ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
11 hours ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
11 hours ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
2 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
2 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
2 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
a day ago





