213 Siswa di Sampang Terdaftar di Sekolah Rakyat, Kuota SD Belum Terpenuhi
Redaksi - Tuesday, 30 June 2026 | 12:18 PM


salsabilafm.com - Peserta didik Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sampang memasuki tahap finalisasi. Saat ini tercatat 213 peserta didik Sekolah Rakyat (SR) mulai dari jenjang SD-SMP-SMA.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliafi Setiawan mengatakan, kuota yang belum terpenuhi tinggal jenjang SD. Meski demikian, pemerintah terus berupaya memenuhi kekurangan tersebut, agar seluruh rombel dapat sesuai target.
"Memang SD masih 33, dari kuota 90 siswa. Mudah-mudahan tidak berkurang lagi. Tapi prinsipnya sudah tidak ada masalah, itu sudah bisa menjadi satu rombongan Belajar (Rombel)," kata dia, Senin (29/6/2026).
Yuliadi menjelaskan, jumlah pendaftar untuk jenjang SMP dan SMA sudah melampaui batas kuota. Namun pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan dan kementrian agama untuk kesepakatan agar peserta didik yang tidak tertampung dapat didaftarkan di sekolah negeri terdekat.
"Cuma yang kami khawatirkan tadi, SMP SMA yang lebih di SR ini takut tidak bisa mendaftar di sekolah SMP atau SMA Negeri yang lain di sekitar tempat itu. Makanya, kami tadi bilang agar ada kebijakan bagi SMP SMA itu bisa mendaftar, walaupun sebetulnya masa pendaftaran sudah ditutup semua," jelasnya.
Melalui Dinas Sosial, pemerintah daerah akan menyurati Kementerian Sosial (Kemensos), untuk dapat dibukakan kembali akses pendaftaran siswa yang tidak terdaftar di SR. Tujuannya agar dapat bersekolah di tempatnya masing-masing.
"Kami melalui Dinas Sosial akan menyurati kepada Kementrian Sosial (Kemensos) untuk kemudian nanti yang tidak diterima itu ada kebijakan untuk bisa membuka dan mendaftar kembali SMP- SMA di sekitar tempatnya," tambahnya.
Yuliadi berharap seluruh persiapan mulai dari tenaga pendidik, pendamping, hingga sarana pendukung dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga proses belajar mengajar berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
"Mudah-mudahan nanti bukan hanya dari persoalan siswa, tetapi dari sisi guru, kemudian pendamping, tenaga pendidik dan lainnya sudah siap. Saya berharap ini semua lancar dan dibuka sesuai waktunya dan anak-anak bisa bersekolah sebaik-baiknya," pungkasnya. (Badri)
Next News

Dana DBHCHT Tahap Tiga di Sampang Belum Disalurkan
8 hours ago

Bupati Sampang: TMMD Ke-129 Kolaborasi TNI-Pemkab Percepat Pembangunan Desa
8 hours ago

Distribusi Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan di Bangkalan Terkendala Armada
8 hours ago

Tabrakan beruntun di Bangkalan, 1 Pejalan Kaki Meninggal Dunia
9 hours ago

Kalahkan Prancis 2-0, Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
9 hours ago

Sepeda Listrik Dilarang Melintas di Jalan Raya Utama, Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi Warga Sampang
15 hours ago

Sidak Pelaksanaan MPLS, Bupati Sumenep Ingatkan Bahaya Perundungan bagi Masa Depan Anak
a day ago

Polisi Bentuk Tim Khusus Kejar 14 Pelaku Rudapaksa Anak di Sampang
a day ago

Kerahkan KN SAR Permadi, Basarnas Fokuskan Pencarian KMN Entok di Utara Kangean
a day ago

Pembangunan SR di Sumenep Tunggu Pelepasan Status Lahan Sawah Dilindungi
a day ago





