2 Tahun Trafo Dicabut, Warga Protes PLN Sampang
Syabilur Rosyad - Sunday, 30 November 2025 | 07:28 PM


salsabilafm.com – Ratusan warga Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedungdung, Sampang mengeluhkan akses listrik yang tidak stabil sejak dua tahun lalu. Hal itu akibat pencabutan trafo oleh petugas dari PLN.
Warga Dusun Sentra Timur, Desa Bajrasokah, Masjui mengatakan, persoalan bermula pada 18 Juli 2023,saat PLN menurunkan trafo di Dusun Seteran Timur untuk dipindahkan ke desa lain.
"Akibatnya, aliran listrik tidak stabil di beberapa rumah, tegangannya naik turun," katanya kepada salsabilafm.com, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, proses pelepasan trafo tersebut disertai kesepakatan tertulis antara pihak desa dan PLN.
"Isi kesepakatan itu, jika dalam dua minggu trafo belum dipasang kembali, maka warga diperbolehkan melakukan sambungan sementara tanpa meteran dan itu tawaran dari mereka," ungkapnya.
Namun, lebih dari dua tahun berselang, trafo tersebut tak kunjung dikembalikan. Hal itu berakibat beberapa alat elektronik milik warga rusak.
"Akibat nyambung tanpa meteran, kondisi listrik tidak stabil. Banyak TV dan kulkas yang rusak, lampu redup, terutama malam hari," ujar Masjui.
Hingga saat ini, setidaknya terdapat 150 rumah yang memakai listrik secara ilegal.
"Kami tidak mau secara ilegal, tapi ini karena keterpaksaan," tuturnya.
Manda, salah satu petugas PLN (Persero) ULP Sampang, bagian Teknik, mengatakan, untuk kebutuhan trafo dan persiapan teknis lainnya, masih dalam tahap pemrosesan.
Ia menyebut pengadaan dan pemasangan jaringan tidak bisa dilakukan secara instan.
"Persiapan trafo dan material lainnya masih dalam proses. Tidak bisa langsung dipasang karena ada prosedur yang harus dilalui," terangnya.
Saat disinggug perihal perjanjian warga yang diizinkan menyambung tanpa meteran, Manda enggan berkomentar.
"Kami no coment," singkat Manda. (Syad)
Next News

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
5 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
7 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
7 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
7 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
8 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
8 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
8 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
a day ago

APTI Sampang Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin dan Kemasan Polos
a day ago

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
a day ago



