Mengenal Heelwa Musik Sajian Hiburan Islami Gambus Modern

Mengenal Heelwa Musik Sajian Hiburan Islami Gambus Modern
Habib Musthafa Zain, Pimpinan Heelwa Music Gambus Modern. (Foto: Official Heelwa)

Hadir dengan membawa musik bergenre Gambus dan Arabian, semenjak pertama berdiri pada tahun 2018, Komunitas Heelwa Music mulai menyita perhatian warga Sampang dan perlahan mulai memberikan kesejukan dengan mengisi hati para pecinta musik di Kota Bahari.

Ketua Heelwa Musik, Habib Mustofa Zain menceritakan, Heelwa Musik terbentuk berawal dari seringnya ia berpindah bendera atau komunitas. Dalam perjalanan karirnya, Habib Mustofa sudah teramat sering manggung di berbagai tempat untuk mengisi beragam acara.

Lambat laun rasa cinta Habib Mustofa terhadap musik semakin menguat sehingga timbullah keinginan yang mendorongnya untuk membangun grup musik sendiri. Kemudian, grup musik tersebut ia beri nama Heelwa Musik.

“Nama Heelwa itu berasal dari nama salah satu kue kering khas Arab dan rasanya manis. Heelwa sendiri memiliki arti manis. Jadi bagi saya Heelwa Music itu bisa diartikan musik yang manis,” ucapnya, Selasa (28/6/2022).

Dijelaskan, sebenarnya Heelwa Music lebih fokus pada genre gambus dan arabian. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan juga permintaan penikmatnya, Heelwa Musik mulai bertransformasi memainkan berbagai jenis lagu dengan variasi genre yang berbeda.

“lagu-lagu yang dimainkan Heelwa Musik bervariasi seperti arabian song, sholawat, gambus madura, lagu India versi Madura. Bahkan dangdut atau juga kadang pop yang terpenting vocal cewek tetap berhijab,” ungkap Habib Mustofa.

Adapun, lagu original ciptaan Heelwa Music masih sebanyak dua single, yaitu berjudul Jemoh Kuat (madura-red) dan Lebaran. Untuk selebihnya, cover lagu-lagu yang di-upload melalui hasil live show di channel resmi YouTube Heelwa Music.

“InsyaAllah, kedepannya akan ada beberapa single asli Heelwa Musik yang akan kami realese,” tuturnya.

Heelwa Music memiliki empat orang personil. Diantaranya, Musthafa Zain, Haris, Faradila Sari, dan Shaliem Shiddiq. “Salah satu yg menjadi ciri khas (ikon) Heelwa itu adalah penari sufi dengan keunikan berputar-putar sambil berdzikir,” imbuhnya.

Heelwa Music sudah melanglang buana ke penjuru Madura. Bahkan pernah ke Lamongan dan Surabaya. “Jadi kami pentas di beberapa tempat. Itu dengan tujuan selain menyalurkan hobi, tentunya juga kita sebagai profesional,” tambahnya

Habib Mustofa menambahkan, selama Heelwa music pentas, ada beberapa kendala yang pernah dijumpai. Salah satunya, jalan menuju lokasi tidak memungkinkan dilewati mobil. “Ketika hendak ke lokasi, semua personel terpaksa harus turun jalan kaki karena akses sulit,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *