Kirim Bantuan Darurat, Pemerintah Kerahkan Hercules ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Redaksi - Friday, 28 November 2025 | 09:51 PM


salsabilafm.com – Pemerintah mengirim bantuan kebutuhan darurat melalui udara ke tiga provinsi terdampak banjir besar dan longsor, yakni Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Bantuan yang dikirim meliputi tenda, genset, perahu karet, hingga alat komunikasi.
"Jadi pagi ini sekitar pukul 07.30 telah diberangkatkan, atas instruksi Bapak Presiden tadi malam, empat pesawat, tiga pesawat Hercules dan satu pesawat A-400 untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Teddy menjelaskan, empat pesawat tersebut diterbangkan menuju Padang, Tapanuli, Banda Aceh, dan Lhokseumawe, dan akan mendarat di bandara terdekat dengan lokasi bencana.
"Jadi akan ke Padang, Sumatera Barat; kemudian ke Bandara Silangit di Tapanuli, Sumatera Utara; serta ke Banda Aceh dan Lhokseumawe, Aceh Utara, karena itu bandara terdekat dengan wilayah terdampak," jelasnya.
Teddy menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini bukan pertama kalinya. Sejak bencana banjir dan longsor melanda pada 25 November, Presiden Prabowo telah menginstruksikan pengiriman bantuan melalui pesawat TNI maupun maskapai sipil.
"Berapa hari lalu sampai dengan hari ini juga bantuan terus menuju ke sana, dari sisi pesawat TNI kemudian juga dengan pesawat maskapai sipil untuk mengangkut semua kebutuhan, yang kebutuhannya disesuaikan dengan kebutuhan di sana," katanya.
Pemerintah pusat juga telah berkomunikasi langsung dengan kepala daerah yang wilayahnya terdampak. Bantuan yang dikirim hari ini telah disesuaikan dengan laporan dan kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat.
"Jadi hari ini diberangkatkan sesuai kebutuhan yakni tenda sebanyak sekitar 150, perahu karet karena penting untuk evakuasi ada sekitar 64, kemudian genset alat bantu listrik, kemudian yang terpenting alat komunikasi sekitar 100 alat komunikasi di sana agar sinyal komunikasi bisa dimulai kembali," kata Teddy.
"Kemudian juga bahan makanan siap saji, kemudian tim medis dari TNI, kemudian juga dari kementerian kesehatan, tim medis terdiri dari dokter dan perawat, serta bantuan oba-obatan, jadi yang penting semua bantuan segera ke lokasi sampai daerah terdalam," sambungnya. (*)
Next News

Buka Siang Ramadan, Satpol PP Bangkalan Tegur Belasan Pemilik Warung Makan
21 hours ago

455 PMI Asal Sampang Berada di Wilayah Konflik Timur Tengah
21 hours ago

Diduga Gegara Hutang, Pemakaman Jenazah di Sampang Sempat Tertunda
21 hours ago

Main Slot Modal Rp12 Ribu, Pria di Sampang Dibekuk Polisi
21 hours ago

Menu Diduga Tidak Layak, SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Sampang Terancam Dievaluasi
21 hours ago

Perang Mercon Bikin Jalur Nasional Bangkalan Penuh Asap, Pengendara Nyalakan Lampu Hazard
a day ago

MUI Sampang Serukan Qunut Nazilah Sikapi Eskalasi Militer AS-Israel terhadap Iran
a day ago

Kecelakaan Maut di Depan Poltera Sampang, Mahasiswi Tewas di Lokasi
a day ago

Operasi Cipta Kondisi, Polisi Sita 13 Sepeda Motor di Blega Bangkalan
a day ago

Polisi Ungkap Identitas MR X yang Mengapung di Sungai Desa Tellok Galis Bangkalan
2 days ago



