Wisata Pantai dan Karapan Sapi di Sampang Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara
Ach. Mukrim - Wednesday, 19 August 2026 | 04:42 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terus menggenjot promosi pariwisata untuk menarik wisatawan mancanegara. Upaya itu mulai membuahkan hasil dengan kedatangan turis dari Norwegia, Skotlandia, Kanada, hingga Belanda.
Kunjungan wisatawan asing tersebut menjadi perhatian Pemkab Sampang lantaran tak hanya berkaitan dengan pariwisata. Para turis juga tertarik melihat potensi budaya, ekonomi kreatif, hingga peluang investasi yang dimiliki daerah tersebut.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Endah Nursiskawati, mengatakan, kedatangan turis mancanegara menunjukkan bahwa potensi wisata dan budaya lokal Sampang memiliki daya tarik di tingkat internasional.
"Kedatangan turis mancanegara ini diharapkan dapat meningkatkan sektor ekonomi kreatif dan memperkenalkan budaya lokal Sampang ke dunia internasional," katanya, Rabu (19/8/2026).
Salah satu destinasi yang menjadi tujuan wisatawan adalah Pantai Lon Malang di Kecamatan Sokobanah. Pantai tersebut dikenal karena panorama alam dan kebersihannya.
Menurut Endah, Pantai Lon Malang hingga kini masih menjadi salah satu destinasi wisata Sampang yang mampu menarik perhatian wisatawan dari luar negeri.
"Seperti wisata Pantai Lon Malang (Sokobanah), hingga saat ini masih menjadi salah satu destinasi yang dikenal hingga mancanegara karena keindahan dan kebersihannya," ujarnya.
Endah menyebut potensi wisata Sampang tidak berhenti pada wisata pantai. Kabupaten yang berada di Pulau Madura itu juga memiliki beragam kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
"Salah satunya adalah Karapan Sapi, tradisi khas Madura yang selama ini menjadi identitas budaya masyarakat setempat," sebutnya.
Dia berharap meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dapat memberikan efek berganda bagi masyarakat. Selain memperkenalkan destinasi dan budaya lokal ke dunia internasional, sektor pariwisata diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan usaha masyarakat.
"Promosi pariwisata juga diperkuat dengan kehadiran sejumlah ikon baru daerah, salah satunya Alun-alun Trunojoyo yang menjadi salah satu ruang publik dan daya tarik baru di pusat Kabupaten Sampang, " paparnya.
Endah mengatakan, masih banyak destinasi di Sampang yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada wisatawan. Pihaknya akan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata agar kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, dapat meningkat sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
"Dan tentu masih banyak wisata lainnya yang tidak kalah eksotis," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago

Hamil 6 Bulan, Istri ABK KM Virgo 8 Menangis Sambut Jenazah Suami
a day ago

4 Bulan Kekeringan, Polisi Bantu Warga Bangkalan Kirim Air Bersih
a day ago

Ditpolairud Polda Jatim Perluas Pencarian Korban KM Virgo 8 ke Sumenep
a day ago

KPK Belum Pastikan Pemanggilan Nusron Wahid dalam Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN
16 hours ago

Komdigi Verifikasi 22 Layanan Digital Berisiko Tinggi bagi Anak
16 hours ago

Sekolah Bisa Tolak MBG jika Makanan Tidak Aman Dikonsumsi
16 hours ago

Peserta SKNC 2026 Minta Maaf soal Pertunjukan yang Menyerupai Ritual Satanik
16 hours ago

Nenek 71 Tahun di Sampang Dilaporkan Hilang, Pencarian Hari Pertama Nihil
16 hours ago

Persiapan Pengamanan Pilkades Sampang 2027, Polisi Petakan Wilayah Rawan
2 days ago





