Temukan Bau Gas di Lokasi Gemuruh Air, BPBD Sampang Tunggu Arahan ESDM
Ach. Mukrim - Tuesday, 04 August 2026 | 05:48 AM


salsabilafm.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menemukan aroma menyengat yang diduga menyerupai gas dari lokasi munculnya suara gemuruh misterius di lahan tanaman tembakau di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan telah meninjau langsung lokasi dan mendengar suara yang diduga berasal dari dalam tanah.
Menurutnya, suara tersebut terdengar seperti gelembung dan aliran air dari bawah permukaan tanah. Selain itu, BPBD juga mencium aroma menyengat dari titik munculnya suara.
"Iya, ada aroma seperti gas," kata Hozin, Selasa (4/8/2026).
Meski mencium aroma seperti gas, Hozin memastikan BPBD tidak menemukan adanya suhu panas dari titik sumber suara saat melakukan pengecekan. Karena itu, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab munculnya fenomena tersebut.
"Kami tidak merasakan suhu panas dari dalam tanah. Tapi kondisi saat pengecekan memang sedang terik," ujarnya.
Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, suara gemuruh hanya terdengar dari satu titik dan belum menyebar ke area lain.
"Hanya di satu titik yang terdengar yang lain masih belum ada setelah kami sisir kemarin," tuturnya.
Hozin mengungkapkan, higga saat ini, pihaknya belum mengeluarkan larangan bagi warga untuk mendekati lokasi. Dia masih menunggu pemeriksaan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur untuk memastikan penyebab suara gemuruh dan aroma menyengat tersebut.
Hozin juga belum dapat memastikan apakah fenomena tersebut berkaitan dengan keberadaan gas, aktivitas geologi, atau faktor lainnya. Kepastian penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari instansi yang berwenang.
"Untuk langkah selanjutnya kami masih menunggu arahan dari ESDM," ungkap Hozin.
Sebelumnya, fenomena tersebut pertama kali diketahui setelah warga melaporkan adanya suara gemuruh yang diduga berasal dari dalam tanah di lahan tanaman tembakau tersebut. Suara yang menyerupai gelembung dan aliran air itu menarik perhatian warga hingga akhirnya dilaporkan kepada pemerintah setempat untuk dilakukan pengecekan.
Warga menyebut fenomena itu bukan kali pertama terjadi. Saat musim hujan dan lahan tergenang air, titik yang sama juga dilaporkan mengeluarkan gelembung. Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab munculnya suara gemuruh maupun gelembung dari dalam tanah tersebut. (Mukrim).
Next News

Berhasil Comeback, Madura United Kalahkan PSIM 2-1 di Gelora Rato Pamelingan Pamekasan
a day ago

Terungkap dari CCTV, Pemuda Sumenep Diduga Lakukan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
a day ago

DVI Polda Jatim terima 76 data ante mortem korban KM Virgo
a day ago

GHE-IK Bintang, UMKM binaan HCML Curi Perhatian di Lokakarya Media 2026
a day ago

Realisasi Transfer ke Daerah Capai Rp504,3 Triliun hingga Agustus 2026
2 days ago

Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
2 days ago

Gudang Barang Rongsokan dan Rumah Warga di Sampang Terbakar, Kerugian Rp100 Juta
2 days ago

Sedan Seruduk Toko dan Gudang di Pamekasan, Tidak Ada Korban Jiwa
2 days ago

Ratusan KK di Bangkalan Belum Nikmati Listrik, Wabup Usulkan Aktivasi PLTG
2 days ago

BBPOM Surabaya Sita Ribuan Obat Bahan Alam Ilegal di Bangkalan
2 days ago




