Soal Sound Horeg, Bupati Bangkalan: Boleh Tidaknya Tergantung Situasi dan Kondisi
Ach. Mukrim - Thursday, 17 July 2025 | 11:25 PM


salsabilafm.com – Sound horeg kerap menjadi tontonan, terutama di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Namun, di Kabupaten Bangkalan, keberadaan sound horeg cukup minim dan belum menimbulkan polemik.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim mengatakan, sound horeg belum menjadi komunitas atau budaya baru di Bangkalan.
"Di Bangkalan, sound horeg tidak menjadi komunitas atau budaya baru. Ini hanya ada musiman dan sewaktu-waktu saja. Namun, kami akan tetap perhatikan aspirasi masyarakat," ujarnya, Rabu (16/7/2025).
Ia mengatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengharamkan ataupun menghalalkan keberadaan sound dengan desibel tinggi tersebut. Jika masyarakat Bangkalan bisa menerima, menurutnya, keberadaan sound horeg tak jadi masalah.
"Selama tidak menggangu dan masyarakat menerima saya pikir tidak masalah," kata dia.
Meski begitu, ia tak yakin untuk memperbolehkan adanya pertunjukan sound horeg tersebut. "Ya boleh tidaknya, tergantung situasi dan kondisi yang berkembang nanti ya," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangkalan, KH Muhammad Makki Nasir mengatakan, terkait adanya sound horeg tersebut pihaknya mengikuti fatwa dari MUI Provinsi Jawa Timur.
"Kami ngikut fatwa MUI Provinsi Jawa Timur," kata dia.
Sebelumnya, MUI Jatim mengeluarkan fatwa Nomor 1 Tahun 2025. Dalam fatwa tersebut, MUI menyebut penggunaan sound horeg haram apabila dalam kegiatannya mengandung unsur kemudaratan dan suara yang dikeluarkan cukup keras dan ekstrem.
Meski begitu, penggunaan sound diperbolehkan dalam batas ukuran suara atau desibel tertentu dan digunakan untuk shalawatan, pernikahan ataupun kegiatan lain yang tidak melanggar nilai keislaman. (*)
Next News

Pria Asal Bangkalan Ditemukan Mengambang di Perairan Teluk Lamong Surabaya
4 hours ago

Polresta Sumenep Ringkus 7 Tersangka dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026
4 hours ago

Polisi Temukan Perbedaan Manifes KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep
4 hours ago

Kecelakaan Beruntun di Sampang, Truk Box dan Minibus Masuk Sawah
2 days ago

BIAS di Sampang Diperpanjang hingga September, Cakupan Imunisasi Masih Rendah
2 days ago

Air PDAM Sampang Asin dan Berbau Sejak 2023, Hampir 1.000 Pelanggan Terdampak
2 days ago

Komisi III DPRD Sampang Minta Pokir PJU Rp15 Miliar Dikaji Ulang, Ini Alasannya
2 days ago

Antisipasi Pungli, Dispendukcapil Sampang Imbau Warga Urus KTP Hilang Tanpa Calo
2 days ago

Sanggar Tari di Sampang Belum Dapat Dana Hibah, Pemkab: Terkendala Fiskal
2 days ago

Berawal dari Kreativitas Pemuda, TFC Siap Gelar Pagelaran ke-6 untuk Lestarikan Budaya Nusantara
2 days ago



