Rutan Bangkalan Over Kapasitas, Napi Berat Akan Dipindah ke Lapas
Redaksi - Wednesday, 13 August 2025 | 06:50 PM


salsabilafm.com – Penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Bangkalan membeludak (over kapasitas).
Jumlah warga binaan (WB) yang menempati rumah pesakitan itu tiga kali lipat lebih banyak dari daya tampung seharusnya.
Karena itu, pihak rutan mengusulkan agar napi yang dihukum berat dipindah ke lembaga pemasyarakatan (lapas).
Kepala Rutan (Karutan) Kelas II-B Bangkalan Budi Setyo Prabowo menyebut, jumlah warga binaan (WB) rutan mencapai 385 orang hingga Selasa (12/8/2025). Padahal, kapasitas hotel prodeo tersebut idealnya hanya bisa menampung 116 WB.
"Jumlahnya sudah termasuk overkapasitas," kata Budi Setyo Prabowo.
Dia mengutarakan, tidak semua penghuni rutan sudah divonis. Sedikitnya, ada 130 napi sedang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bangkalan. Jika vonis kurang dari lima tahun, mereka bisa menjalani hukuman di Rutan Bangkalan.
Tapi, jika putusannya di atas lima tahun, maka akan diusul dipindah ke unit pelaksana teknis (UPT) lain untuk pembinaan lanjutan.
Alasannya, rutan hanya bertugas melakukan perawatan, pelayanan, dan penahanan sementara selama proses hukum berlangsung. Selain itu, bertujuan untuk mengurangi penghuni rutan.
"Berbeda dengan lapas yang punya kewajiban melakukan pembinaan. Tapi, kami harus menunggu persetujuan dari kantor wilayah untuk memindahkan WB Kami sedang mengusulkan WB dengan pidana tinggi untuk dipindah ke lapas," ungkap Budi.
Budi menambahkan, pihaknya berupaya mengajukan pembebasan bersyarat bagi WB yang divonis di atas lima tahun dengan sisa hukuman kurang dari dua tahun.
"Jika disetujui, kami langsung bebaskan untuk diberikan bimbingan luar yang dilakukan balai pemasyarakatan di Pamekasan," pungkasnya. (*)
Next News

Apresiasi Buku Miftahur Rozaq, Bawaslu Jatim: Buku Ini Kawinkan 18 Tahun Pengalaman Mahal Penyelenggara Pemilu
11 hours ago

Meski WFH, ASN Daratan dan Kepulauan di Sumenep Lakukan Kerja Bakti Serentak
12 hours ago

Tolak Wacana Pemilihan Lewat DPRD, Rektor UTM: Esensi Demokrasi Adalah Kedaulatan Rakyat
15 hours ago

Terinspirasi dari Literasi Pesantren, Miftahur Rozaq Launching Buku 'Di Balik Layar Demokrasi'
15 hours ago

Kecelakaan Maut di Camplong Sampang, Seorang Perawat Meninggal Dunia
16 hours ago

ASN WFH di Pamekasan Wajib On Call, 5 Menit Maksimal Respons Telepon
16 hours ago

Mobil Avanza di Bangkalan Tercebur ke Sungai
16 hours ago

Pertamina Patra Niaga Jaga Kesinambungan Suplai LPG Nusantara, STS Kalbut Sebagai Urat Nadi Energi Indonesia
16 hours ago

Harga Melonjak, Pemkab Sumenep Kaji Kemungkinan Bahan Pengganti Plastik
a day ago

Harga Plastik Naik, Pengusaha Tempe di Pamekasan Beralih ke Daun Pisang
2 days ago





