Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh tapi Rakyat Miskin Tambah: Ini Aneh, Anomali!
Redaksi - Tuesday, 23 June 2026 | 07:25 AM


salsabilafm.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang dinilainya mengalami anomali. Data pertumbuhan ekonomi tujuh tahun terakhir yang tumbuh rata-rata 5 persen per tahun tidak dirasakan langsung masyarakat.
Menurutnya, secara logika pertumbuhan tersebut seharusnya membuat Indonesia menjadi lebih kaya. Namun data yang diterimanya setelah menjadi presiden menunjukkan jumlah penduduk miskin justru bertambah.
"Logikanya selama tujuh tahun Indonesia tambah kaya 35 persen, tapi kenyataannya, data ini muncul dua bulan setelah jadi presiden. Kenyataannya setelah tujuh tahun tumbuh 5 persen, masa penduduk miskin tambah?" ujar Prabowo dalam Penutupan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/6/2026).
Prabowo menilai, kondisi tersebut merupakan sesuatu yang aneh. Selain jumlah penduduk miskin bertambah, kelompok kelas menengah yang sebelumnya berhasil keluar dari kemiskinan juga mengalami penurunan.
"Negara tambah kaya rakyat miskin tambah. Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali, yang kelas menengah yang sudah tadinya lepas dari kemiskinan turun. Katanya negara tambah kaya 30 persen, kok rakyat miskin tambah? kemudian kelas menengah berkurang," tambah Prabowo.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut menunjukkan bahwa hasil pertumbuhan ekonomi lebih banyak dinikmati oleh segelintir orang. Oleh karena itu, Prabowo menyebut ada kesalahan dalam sistem perekonomian yang harus segera dibenahi.
"Dan ini juga yang harus kita waspadai bahwa yang tambah kaya ternyata hanya segelintir orang. Jadi, harus kita lihat bahwa ini berarti sistem kita keliru, sistem ini keliru. Karena apa, kalau orang miskin tambah yang menengah juga berkurang berarti yang menikmati pertumbuhan ini hanya segelintir orang saja," tegas Prabowo. (*)
Next News

Kandang dan Dapur Warga Ketapang Sampang Terbakar, 2 Sapi Terpanggang
13 hours ago

Diduga Sopir Mikrosleep, Mobil Ertiga Tabrak Tiang di Jrengik Sampang
16 hours ago

Bocah 4 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Penampungan Air Tembakau di Sampang
16 hours ago

Proyek Rabat Beton Rp177 Juta Belum Digarap, Lurah di Sampang Sebut Pelaksana Masih Antre Material
16 hours ago

82 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan
16 hours ago

Ojol di Sampang Bebas Tunggakan Pajak dan Insentif 20 Persen
16 hours ago

Imbau Cek Antrean Haji Mandiri, Kemenhaj Sampang: Cukup Pakai 10 Digit Nomor Porsi
16 hours ago

Pawai HUT RI di Pulau Mandangin, Siswa SD Bawa Atribut MBG yang Belum Terealisasi
2 days ago

Pagar Labkesmas Sampang Dianggarkan Rp541,6 Juta, CV Brahmana Jaya Jadi Pemenang Tender
2 days ago

Polemik Soal Pasien PAPS di RSMZ Sampang, DPRD Desak BPJS Segera Beri Kepastian
2 days ago



