PAD Persampahan di Sampang Capai 43 Persen, Target Rp600 Juta Bakal Terealisasi
Ach. Mukrim - Tuesday, 23 June 2026 | 06:37 AM


salsabilafm.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sampang mencatat pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor persampahan mencapai Rp259 juta hingga Mei 2026 kemarin. Angka tersebut setara 43 persen dari target PAD persampahan tahun ini sebesar Rp600 juta.
Kepala Bidang Kebersihan dan Persampahan DLH Perkim Sampang Aulia Arif mengatakan, pihaknya menargetkan capaian PAD sektor persampahan dapat menyentuh 50 persen pada bulan ini.
"Retribusi sampah tetap berjalan. Kami menargetkan bulan ini capaian PAD bisa mencapai 50 persen dari target yang telah ditetapkan," kata Aulia, Selasa (23/6/2026).
Aulia menjelaskan, penarikan retribusi sampah dilakukan melalui dua mekanisme, yakni sistem elektronik dan manual. Untuk pembayaran elektronik, DLH Perkim bekerja sama dengan PDAM sehingga tagihan persampahan dapat dibayarkan bersamaan dengan tagihan air pelanggan.
"Untuk elektronik kami bekerja sama dengan PDAM. Saat pembayaran air juga terdapat tagihan persampahan," ujarnya.
Meski demikian, lanjutnya, tidak seluruh pelanggan dapat memanfaatkan sistem pembayaran elektronik. Menurutnya, keterbatasan aplikasi dan belum meratanya penggunaan metode pembayaran digital menjadi kendala dalam penerapan sistem tersebut.
Karena itu, sebagian pelanggan masih membayar retribusi secara manual melalui karcis yang ditagihkan langsung oleh petugas di lapangan.
Aulia menyebutkan, saat ini sekitar 1.500 pelanggan masih menggunakan sistem pembayaran manual. Untuk mendukung proses penagihan, DLH Perkim menugaskan tiga petugas yang secara rutin melakukan penarikan retribusi kepada pelanggan.
Dia menilai sistem pembayaran elektronik lebih efektif dibandingkan metode manual. Namun, penerapannya masih menyesuaikan kondisi dan kesiapan pelanggan di lapangan.
"Dengan capaian yang telah mencapai 43 persen hingga Mei, kami optimistis target PAD persampahan sebesar Rp600 juta pada tahun ini dapat direalisasikan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
a day ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
a day ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
a day ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
a day ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
21 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
21 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
21 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





