Polisi Temukan Perbedaan Manifes KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep
Redaksi - Wednesday, 26 August 2026 | 12:16 PM


salsabilafm.com - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menemukan perbedaan data manifes dalam proses penyelidikan kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep.
Kombes Pol Arman Asmara Dirpolairud Polda Jatim menjelaskan, pihaknya telah mengantongi sejumlah data dan dokumen penting secara lengkap untuk diteliti lebih lanjut.
"Kami sudah mempunyai data dan dokumen lengkap. Mulai manifes, meski tidak ada kesesuaian, hingga Surat Persetujuan Berlayar, dan semuanya sedang kami teliti dan dalami," ujar Arman dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).
Temuan perbedaan manifes tersebut menjadi salah satu fokus penyidik untuk mengusut pihak yang bertanggung jawab dalam insiden yang merenggut nyawa lima orang tersebut.
Perbedaan itu muncul sesudah penyidik membandingkan keterangan para saksi dengan dokumen resmi yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan, termasuk manifes penumpang dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).
Data manifes yang sempat beredar di publik menyebut kapal mengangkut 232 orang. Sedangkan berdasarkan data Basarnas, sebanyak 238 orang berhasil dievakuasi dari kapal, terdiri atas 233 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
Ketidaksesuaian data tersebut menjadi sorotan sesudah operasi pencarian resmi ditutup pada 4 Agustus 2026. Sebab masih ada laporan dari keluarga hingga rekan korban terkait lima orang lain yang belum diketahui keberadaannya.
Satu di antara korban tersebut diakui tercatat dalam manifes operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).
Selain perbedaan data manifes, Arman mengungkapkan, penyidik menemukan indikasi saling melempar tanggung jawab di antara pihak-pihak yang terkait sejak penanganan awal insiden sampai proses hukum berjalan.
"Ada ke arah sana dalam kasus terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2, ini yang sedang kami garis bawahi," ungkapnya.
Menurut Arman, penyelidikan kini diarahkan untuk mengidentifikasi pihak yang paling bertanggung jawab atas kebakaran kapal tersebut.
"Kami sedang mendalami siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus terbakarnya kapal ini," katanya.
Hingga kini, Ditpolairud Polda Jatim telah memeriksa tujuh saksi. Jumlah itu masih berpotensi bertambah seiring pendalaman terhadap dokumen maupun bukti tambahan yang terus dikumpulkan penyidik.
Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Sumenep pada Minggu (2/8/2026). Kemudian operasi SAR ditutup setelah 238 orang berhasil dievakuasi, dengan rincian 233 selamat dan lima meninggal dunia.
Meski operasi pencarian ditutup, lima orang masih dilaporkan belum diketahui keberadaannya, yakni Bustam Sanusi, Andik Herman, Abdul Manan, Abdurrahman, dan Abdul Hamid. (*)
Next News

Pria Asal Bangkalan Ditemukan Mengambang di Perairan Teluk Lamong Surabaya
in 6 hours

Polresta Sumenep Ringkus 7 Tersangka dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026
in 6 hours

Kecelakaan Beruntun di Sampang, Truk Box dan Minibus Masuk Sawah
a day ago

BIAS di Sampang Diperpanjang hingga September, Cakupan Imunisasi Masih Rendah
a day ago

Air PDAM Sampang Asin dan Berbau Sejak 2023, Hampir 1.000 Pelanggan Terdampak
2 days ago

Komisi III DPRD Sampang Minta Pokir PJU Rp15 Miliar Dikaji Ulang, Ini Alasannya
2 days ago

Antisipasi Pungli, Dispendukcapil Sampang Imbau Warga Urus KTP Hilang Tanpa Calo
2 days ago

Sanggar Tari di Sampang Belum Dapat Dana Hibah, Pemkab: Terkendala Fiskal
2 days ago

Berawal dari Kreativitas Pemuda, TFC Siap Gelar Pagelaran ke-6 untuk Lestarikan Budaya Nusantara
2 days ago

Maulid Nabi 2026 Ditetapkan Sebagai Libur Nasional, Cek Jadwal Lengkapnya
2 days ago


