Rabu, 12 Agustus 2026
Salsabila FM
Kriminal

Peserta Gerak Jalan di Bangkalan Tampilkan Pornoaksi, MUI: Harus Diproses Hukum

Redaksi - Wednesday, 12 August 2026 | 06:50 AM

Background
Peserta Gerak Jalan di Bangkalan Tampilkan Pornoaksi, MUI: Harus Diproses Hukum
Aksi tidak senonoh oleh peserta Gerak Jalan (Istimewa/)

salsabilafm.com - Gerak jalan untuk menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diwarnai dengan aksi tak senonoh. Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mendesak kepolisian segera bertindak untuk mengusut pelaku.


Ketua MUI Bangkalan, KH Makki Nasir mengatakan, pihak kepolisian harus mengusut kasus tersebut. Sebab, para pelaku dinilai telah menampilkan hal tak senonoh di ruang publik. 


"Harus diproses hukum karena sudah menampilkan pornoaksi di khalayak umum. Paling tidak harus ada pernyataan maaf secara terbuka oleh para pelaku," jelasnya, Rabu (12/8/2026).




Kiai Makki juga menyoroti adanya dugaan kesengajaan aksi tersebut dibuat untuk konten media sosial. Sehingga, jika dugaan tersebut benar, pihaknya meminta agar para pelaku diberikan pembinaan. 


"Jika ditengarai ada keterlibatan atau kesengajaan untuk konten digital, maka perlu pembinaan bagi pelaku dan pengguna dunia digital," ungkapnya.




Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan, Moawi Arif mengatakan, kelompok gerak jalan yang melakukan aksi tidak pantas itu merupakan peserta gelap. Bahkan, peserta itu diduga masuk ke rute gerak jalan tanpa sepengetahuan panitia. 


"Itu peserta gelap dan tidak terdaftar sebagai peserta dan tidak pernah ikut technical meeting (TM) kami," jelasnya.


Moawi juga meminta maaf atas kejadian tersebut sehingga membuat ketidaknyamanan bagi masyarakat yang sedang menonton gerak jalan di Bangkalan. 




"Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat, kepada para kiai dan ulama atas adanya kejadian tersebut. Hal itu akan menjadi evaluasi bagi kami agar tidak terulang di kemudian hari," pungkasnya. 


Sebelumnya, sekelompok pria berpakaian wanita berbaris menyerupai peserta gerak jalan melintasi rute saat kegiatan berlangsung pada Minggu (9/8/2026). Bahkan, salah satu peserta tersebut menggunakan nomor urut 380 di dadanya. 




Di tengah perjalanan, sekelompok pria itu menunjukkan aksi tarian. Dalam bagian tariannya itu, kelompok tersebut menyingkap rok dan mempertontonkan celana dalam wanita yang digunakan. (*)