Pengurus AJS Periode 2025-2027 Dikukuhkan, Komitmen Upgrade Kapasitas Jurnalis
Ach. Mukrim - Wednesday, 11 June 2025 | 09:04 PM


Sampang – Pengurus Aliansi Jurnalis Sampang (AJS) periode 2025-2027 dikukuhkan di Gedung BPU, Sampang, Rabu (11/6/2025). Prosesi pengukuhan dipandu Miftahul Ulum perwakilan dari Majelis Pertimbangan Jurnalis (MPJ).
Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz, perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), serta pimpinan OPD hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir, sejumlah organisasi profesi wartawan, organisasi kepemudaan, dan komunitas jurnalistik kampus.
Ketua AJS Hendriyanto mengatakan, pengukuhan pengurus baru dikemas dengan seminar. Pihaknya memilih tema 'Masa Depan Media Massa di Tengah Gempuran Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI)'.
Ada dua narasumber yang dihadirkan untuk mengupas tentang potensi dan ancaman kecerdasan buatan terhadap kegiatan jurnalistik. Yakni, dosen ilmu komunikasi UTM Ahmad Cholil dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya Andre Yuris.
Hendri mengutarakan, perkembangan teknologi merupakan sebuah keniscayaan. Sebabnya, hadirnya kecerdasan buatan harus disikapi dengan bijak.
Menurutnya, teknologi bisa dimanfaatkan untuk memudahkan kerja-kerja jurnalistik. Namun, penggunaan kecerdasan buatan yang tidak tepat bisa menghasilkan produk yang keliru.
"Kami komitmen untuk mengupgrade kapasitas teman-teman jurnalis agar menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas," tuturnya.
Hendri mengungkapkan, jurnalis yang tergabung dalam AJS ada sekitar 35 orang. Mereka tersebar di 20 media cetak, online dan elektronik. Mereka berperan penting dalam menegakkan pilar demokrasi.
Hendri juga mengajak semua stakeholder untuk berkolaborasi menegakkannya pilar demokrasi keempat tersebut. "Kami berharap dukungan semua stakeholder," harapnya.
Wabup Ahmad Mahfudz menilai, kemajuan teknologi membawa perubahan terhadap perkembangan dunia jurnalistik. Meski begitu, dia percaya bahwa peran jurnalis tidak bisa tergantikan dengan mesin.
"Mesin tidak punya hati, sedangkan jurnalis bekerja dengan nurani," paparnya.
Menurut dia, kehadiran organisasi profesi seperti AJS penting untuk menjaga Marwah, Etika, dan Profesionalisme insan pers di tengah derasnya arus digitalisasi. Wabup menegaskan Pemkab Sampang siap bersinergi dengan jurnalis dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, edukatif, dan membangun.
"Kami siap menjalin komunikasi yang terbuka dengan jurnalis, termasuk AJS. Kami percaya bahwa pers adalah mitra strategis dalam pembangunan daerah," tukasnya. (Mukrim)
Next News

Bupati Sampang Kawal Usulan Strategis di Musrenbang Jatim 2027
8 hours ago

Gelar Pasar Murah, Pertamina Patra Niaga Bantu Kebutuhan Pangan Warga Bojonegoro
8 hours ago

Kemenhaj Bangkalan Pastikan Jamaah Calon Haji Aman Selama Ibadah
8 hours ago

Warga Pulau Mandangin Keluhkan Harga LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Pemerintah Lakukan Investigasi
13 hours ago

Pelajar SMK Tersengat Listrik di Depan Sekolah, PLN Sebut Sumber dari PJU Ilegal
13 hours ago

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Sepakati Kerja Sama Energi hingga Investasi
13 hours ago

Ketegangan di Timur Tengah Kembali Meningkat, Harga Minyak Tembus US$100 per Barel
13 hours ago

Warga di Sampang Keluhkan Jalan Poros Desa Rusak Parah, Kades: DD Alami Pemangkasan
2 days ago

Pasca Ambruk, SDN Pangilen Terpaksa Lakukan KBM di Luar Kelas
2 days ago

Belasan CJH Sumenep Batal Berangkat Haji, Kondisi Kesehatan Jadi Faktor Utama
2 days ago




