Pemerintah Terbuka Terima Bantuan Penanganan Bencana di Sumatra, Prabowo: Asal Bantuannya Jelas
Redaksi - Thursday, 01 January 2026 | 05:30 PM


salsabilafm.com– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah tidak menutup pintu bantuan dari pihak mana pun dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra, termasuk bantuan yang datang dari luar negeri. Namun demikian, seluruh bantuan harus disalurkan melalui mekanisme dan prosedur resmi pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meninjau pembangunan rumah hunian bagi korban bencana di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).
"Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu, ya kita jelas sebagai manusia masa menolak bantuan? Asal bantuannya itu jelas," ujar Prabowo.
Prabowo menekankan, pemerintah memandang penanganan bencana sebagai persoalan serius. Sebabnya, negara telah menyiapkan anggaran dalam jumlah besar guna membantu para korban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Di sisi lain, pemerintah juga membuka ruang partisipasi publik, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk ikut berkontribusi membantu korban bencana melalui jalur resmi.
"Kalau ada pihak yang mau beri sumbangan, silakan, monggo. Bikin surat, saya ingin menyumbang ini, nanti kita dilaporkan ke pemerintah pusat, nanti kita yang akan salurkan," jelasnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebutkan, bantuan dapat datang dari berbagai komunitas, termasuk diaspora daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, baik yang berada di dalam maupun luar negeri. Pemerintah, kata dia, akan memfasilitasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
"Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas, dan harus ikhlas," tegas Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menanggapi anggapan bahwa pemerintah bersikap tertutup karena belum menetapkan status bencana nasional. Menurutnya, keputusan tersebut tidak berarti pemerintah
mengurangi skala penanganan ataupun menolak dukungan dari pihak lain.
"Kalau saya mengatakan kita belum mau nyatakan bencana nasional, tidak berarti kita akan tanggung dalam upaya kita. Kita tidak tanggung-tanggung," katanya.
Prabowo menegaskan pemerintah tetap memiliki kemampuan untuk menangani bencana yang terjadi. Namun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, setiap bantuan yang datang dengan niat baik akan diterima dan disalurkan secara bertanggung jawab.
"Kalau siapapun yang mau bantu, masa kita tolak? Bodoh sekali kalau kita tolak," pungkasnya. (*)
Next News

Buka Siang Ramadan, Satpol PP Bangkalan Tegur Belasan Pemilik Warung Makan
a day ago

455 PMI Asal Sampang Berada di Wilayah Konflik Timur Tengah
a day ago

Diduga Gegara Hutang, Pemakaman Jenazah di Sampang Sempat Tertunda
a day ago

Main Slot Modal Rp12 Ribu, Pria di Sampang Dibekuk Polisi
a day ago

Menu Diduga Tidak Layak, SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Sampang Terancam Dievaluasi
a day ago

Perang Mercon Bikin Jalur Nasional Bangkalan Penuh Asap, Pengendara Nyalakan Lampu Hazard
a day ago

MUI Sampang Serukan Qunut Nazilah Sikapi Eskalasi Militer AS-Israel terhadap Iran
a day ago

Kecelakaan Maut di Depan Poltera Sampang, Mahasiswi Tewas di Lokasi
a day ago

Operasi Cipta Kondisi, Polisi Sita 13 Sepeda Motor di Blega Bangkalan
a day ago

Polisi Ungkap Identitas MR X yang Mengapung di Sungai Desa Tellok Galis Bangkalan
2 days ago



