Jumat, 9 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026

Redaksi - Friday, 09 October 2026 | 06:21 AM

Background
Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
Pecatur asal Sampang, Muhlis saat penerimaan medali perak kategori Catur Kilat - Asia Pasific Deaf Chess Championship, di Penang, Malaysia. (Percasi Sampang untuk salsabilafm/)


Salsabila.com  - Pecatur Tuna Rungu asal Kabupaten Sampang, Muhlis sukses mengukir prestasi dalam mengharumkan nama Indonesia pada ajang bergengsi Asia Pasific Deaf Chess Championship. Ajang ini sebagai bagian dari event olahraga bergengsi Asia Pasific Deaf Multi-Sport Champhionship 2026 yang diselenggarakan pada 3 - 10 Oktober 2026 di Penang, Malaysia. 


Muhlis berhasil meraih dua medali cabang olahraga catur yaitu medali perak pada kategori catur kilat dan medali perunggu pada kategori catur standar bergengsi Asia Pacific Deaf Chess.




Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Sampang Hamiduddin menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas raihan kemenangan kejuaraan tersebut.


"Saya memperoleh informasi dari Pengurus Besar Percasi Pusat, begitu juga informasi dari Ketua Percasi Jatim. Dua kategori raihan medali yaitu perak untuk catur kilat, dan perunggu untuk catur klasik, kami sebagai pelatih dan Percasi Sampang sangat bangga dengan capaian Muhlis di tingkat Asia Pasifik," kata Hamiduddin saat dikonfirmasi Jum'at (9/10/2026). 


Berdasarkan data resmi chess-results.com, pada kategori catur kilat Muhlis mengumpulkan total 10,0 poin dari 11 babak. Jumlah poin tersebut sejatinya sama dengan perolehan pecatur asal Malaysia, Leong Ee Hern, yang keluar sebagai juara pertama.




Sementara pada catur standar, Muhlis mencatatkan raihan 3,5 poin dengan rating 2011. Hasil ini menempatkannya di posisi tiga besar, berada di bawah wakil Kazakhstan, Samazhan Kettebekov yang keluar sebagai juara (4,5 poin), serta wakil Malaysia, Ee Hern Leong di posisi kedua (4 poin).


Selain Muhlis, atlet Indonesia lainnya, Ainur Rofiq, juga mencatatkan performa impresif dengan finis di peringkat ke-4 catur standar dan posisi 9 catur kilat.




Capaian dua pecatur Tanah Air di posisi empat besar catur standar, dan 10 besar catur kilat Asia Pacific Deaf Chess Championship mempertegas potensi dan daya saing pecatur tunarungu Indonesia di kancah Asia Pasifik. (Badri)