Kamis, 8 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang

Syabilur Rosyad - Thursday, 08 October 2026 | 08:16 AM

Background
Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang
Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Blu'uran pada Selasa (6/10/2026) malam. (kiriman warga/)

salsabilafm.com - Warga Desa Blu'uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, menyegel Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Blu'uran pada Selasa (6/10/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pelayanan kesehatan yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.


Warga mengeluhkan petugas yang disebut kerap tidak berada di tempat saat masyarakat membutuhkan pelayanan medis. Kondisi itu dinilai merugikan warga, terutama ketika membutuhkan penanganan kesehatan secara mendesak.


Salah seorang warga Blu'uran, Inul, mengatakan, kekecewaan masyarakat memuncak setelah sejumlah kejadian yang disebut berkaitan dengan tidak adanya petugas di Pustu tersebut.




"Kemarin pasien sampai meninggal terkena listrik karena tidak ada petugas Pustu. Bahkan sekarang ada warga Blu'uran kecelakaan, setelah dibawa ke Pustu tidak ada petugas Pustu. Hingga warga kecewa dengan adanya Pustu, sehingga kompak warga Blu'uran melakukan penyegelan malam ini," ungkapnya.


Menurut Inul, petugas yang bertanggung jawab di Pustu Blu'uran, yakni Hanif, disebut tidak menempati fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.




"Lebih baik disegel karena Pustu di Blu'uran benar-benar tidak bermanfaat pelayanan kesehatannya bagi warga setempat," sesalnya.


Warga berharap persoalan tersebut segera ditangani oleh pihak terkait. Mereka meminta Kepala Puskesmas Karang Penang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang melakukan evaluasi serta mengambil langkah tegas agar pelayanan kesehatan di Pustu Blu'uran kembali berjalan optimal.


"Kami berharap kepada Kepala Puskesmas Karang Penang dan khususnya Dinkes Kabupaten Sampang untuk segera memberikan tindakan yang tegas kepada Bapak Hanif sebagai petugas Pustu Blu'uran," harapnya.




Sementara itu, Kepala Puskesmas Karang Penang, dr. Fajar Ash Shiddiqi, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp dan telepon belum memberikan respons hingga berita ini ditulis.


Terpisah, Kapolsek Karang Penang, Iptu Iwan Suhadi, membenarkan adanya penyegelan Pustu Blu'uran oleh warga setempat. Dia menyebut pihak kepolisian hanya melakukan pengamanan.




"Benar, tapi mungkin nanti ada tindak lanjut dari pihak Puskesmas. Kami hanya mengamankan saja, saya tahunya tadi pagi," pungkas Iwan.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas Karang Penang maupun Dinkes Kabupaten Sampang terkait keluhan warga tersebut. (Syad)