Mulai 15 Juli Konten Tidak Otentik di YouTube Tak Bisa Dimonetisasi
Ach. Mukrim - Sunday, 13 July 2025 | 08:26 AM


salsabilafm.com – Mulai 15 Juli 2025 besok, ribuan video di youtube terancam tak mendapatkan hak monetisasi alias tidak menghasilkan uang. Ini setelah YouTube memperbarui kebijakan YouTube Partner Program (YPP). Kebijakan YPP berfokus pada konten yang dinilai tidak otentik atau inauthentic content.
"Mulai 15 Juli 2025, kami memperbarui pedoman untuk lebih mudah mengidentifikasi konten yang diproduksi massal dan repetitif. Pembaruan ini mencerminkan seperti apa bentuk konten 'tidak otentik' saat ini," tulis YouTube di laman Google Support.
Dikutip dari kompas, Jum'at (11/7/2025), kebijakan tersebut sebenarnya bukan hal baru. Selama ini YouTube memang hanya memberikan hak monetisasi kepada konten yang dianggap orisinal dan punya nilai tambah. Namun, dalam pembaruan ini, YouTube mengganti istilah "repetitious content" (konten berulang) menjadi "inauthentic content".
Penggunaan istilah inauthentic content ini menunjukan pergeseran fokus kebijakan YPP, dari melarang penggunaan kembali konten (reused content) menjadi menolak karya-karya yang dihasilkan secara instan, terutama lewat teknologi AI generatif.
Dalam praktiknya, banyak kanal YouTube yang memproduksi konten menggunakan narasi AI, dikombinasikan dengan foto atau video stok, kemudian diunggah dalam jumlah besar dengan pola yang sama. Jenis konten inilah yang kini masuk dalam kategori "inauthentic content" dan bakal kehilangan akses monetisasi.
Berikut konten video yang berisiko terdampak:
- Video dengan skrip dan format sama yang diunggah berulang-ulang.
- Kompilasi klip tanpa penambahan narasi, analisis, atau komentar yang berarti.
- Narasi otomatis dari AI tanpa penyuntingan atau pengemasan ulang secara kreatif.
- Video berita atau dokumenter yang dibuat sepenuhnya oleh AI tanpa intervensi atau kreativitas manusia.
Jika kreator terus unggah konten tidak autentik, kanal bisa kehilangan akses ke monetisasi. Bila pelanggaran berlanjut, kanal bisa dikeluarkan dari YPP, tanpa bisa dimonetisasi lagi. (*)
Next News

Tabrakan Truk vs Motor di Sampang, Seorang Pemotor Tewas di Tempat
3 hours ago

17 Pokdakan di Sampang Akan Terima Bantuan, Total Anggaran Rp228 Juta
a day ago

Dishub Sampang Kucurkan Rp154 Juta untuk Stiker Parkir Berlangganan
a day ago

Tips mengelola keuangan rumah tangga sederhana
a day ago

Geger Penemuan Bayi dalam Kardus di Pasar Blega Bangkalan, Polisi Buru Pelaku
2 days ago

Bocah 5 Tahun di Pamekasan Tewas Diserang Monyet
2 days ago

Todongkan Senpi ke Pemotor, Pria di Bangkalan Diringkus Polisi
2 days ago

Uji Lab Keluar, Pemkab Sumenep Hentikan Pengeboran Sumur Mengandung Gas
2 days ago

Mengenal Rachman Setiadi, Pengusaha Kafe yang Sukses Kelola Rumah Tahfidz dengan Ratusan Santri
3 days ago

Kenali Gejala Awal Gagal Ginjal Sejak Dini, Begini Cara Pencegahannya
3 days ago



