MUI Bangkalan Tetapkan Vaksin Campak Halal, Minta Masyarakat Segera Ikut Vaksinasi
Ach. Mukrim - Thursday, 28 August 2025 | 06:52 PM


salsabilafm.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangkalan, Jawa Timur, telah menetapkan fatwa halal untuk vaksin Measles Rubella (MR) atau campak. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak perlu lagi takut untuk melakukan vaksinasi.
Ketua MUI Bangkalan, KH Makki Nasir mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan fatwa halal untuk vaksin itu dengan berbagai argumentasi yang sesuai dengan syariat Islam.
Fatwa itu dikeluarkan setelah MUI Jawa Timur melakukan koordinasi dengan Deputi 2 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) untuk membahas wabah campak ini di Madura.
"Hasilnya, MUI telah menetapkan fatwa halal vaksin tersebut untuk digunakan," jelasnya, Kamis (28/8/2025).
Atas keluarnya fatwa halal itu, dia meminta agar seluruh anak bisa melakukan vaksinasi campak untuk mencegah angka kenaikan kasus. "Mari kita sukseskan program pencegahan penyebaran penyakit campak di lingkungan kita. Dan jangan lupa senantiasa berdoa memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ujarnya
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Nur Hotibah mengatakan, vaksinasi campak di wilayah Bangkalan akan terus dilakukan untuk menekan angka penyebarannya.
"Imunisasi di 22 puskesmas terus kami lakukan," jelasnya.
Namun, saat ini seluruh penderita telah sembuh dan satu meninggal dunia. "Sedangkan pasien campak dengan gejala klinis di rumah sakit saat ini akan diperiksa secara epidemiologis untuk memastikan infeksi virus morbili tersebut," tutup Nur Hotibah. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
7 hours ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
7 hours ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
8 hours ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
11 hours ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
11 hours ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
11 hours ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
2 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
2 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
2 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
a day ago





