Motif Ibu Kandung Buang Bayi di Sampang: Malu Karena Hasil Hubungan Gelap
Syabilur Rosyad - Tuesday, 09 June 2026 | 09:57 AM


salsabilafm.com - Satreskrim Polres Sampang berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi laki-laki yang ditemukan warga di semak-semak wilayah Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Pelaku yang ternyata ibu kandung bayi tersebut berhasil diamankan kurang dari 48 jam setelah penemuan bayi menghebohkan masyarakat.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, pelaku berinisial H (33), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Dia diduga sengaja meninggalkan bayi yang baru dilahirkannya karena takut kelahiran sang anak diketahui orang lain.
"Kasus ini bermula saat warga menemukan seorang bayi laki-laki dalam kondisi memprihatinkan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Bayi dengan berat badan 3,3 kilogram dan panjang 47 sentimeter itu ditemukan masih memiliki tali pusar serta mengalami luka akibat gigitan semut di bagian kepala," katanya saat dihubungi salsabilafm.com, Selasa (9/6/2026).
Mendapat laporan masyarakat, petugas langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke tenaga kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan intensif. Hasil penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sampang akhirnya mengarah kepada ibu kandung bayi tersebut.
"Pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, polisi mengamankan pelaku di RSUD Bangkalan usai menjalani tindakan medis akibat proses persalinan yang baru dilaluinya," ungkap Eko.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku nekat membuang bayinya karena malu. Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan di luar pernikahan yang sah.
"Pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Sampang. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil jalan yang melanggar hukum dalam menghadapi persoalan pribadi. Keselamatan dan hak hidup anak harus tetap menjadi prioritas," tegasnya.
Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar kain warna hitam, satu kantong plastik warna putih, dan satu potong tali rafia warna biru.
"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 77B jo Pasal 76B Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, subsider Pasal 430 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tutupnya. (Syad)
Next News

Kepergok Curi Motor di Depan Apotek, Pencuri Diamuk Warga Bangkalan
4 days ago

3 Pemuda Nekat Curi Trafo di Akses Suramadu, 2 Ditangkap Polisi
4 days ago

2 Pengguna Narkoba Jenis Sabu di Sumenep Ditangkap Polisi
4 days ago

Diduga Setubuhi Santri di Bawah Umur 2 Kali, Warga Sumenep Diringkus Polisi
6 days ago

Motif Pembunuhan Nelayan di Sampang Terkuak, Korban Diduga Jadi Penyebab Ibu Pelaku Meninggal
6 days ago

Nelayan di Camplong Sampang Tewas Diduga Dianiaya, Pelaku Masih Diburu
8 days ago

Pakai Truk Tangki Air, 1,59 Juta Rokok Bodong Asal Pamekasan Dibekuk di Semarang
9 days ago

Residivis Narkoba di Bangkalan Simpan Sabu dalam Kotak Kayu di Kamar Mandi
9 days ago

Kafe di Sumenep Dirazia, 48 Botol Miras Disita Polisi
9 days ago

Aksi Santai Maling di Bangkalan Madura, Selepas Beraksi Mereka Ngopi dan Makan Nasi Goreng di TKP
9 days ago





