Kenang Jasa Pahlawan Syaikhona Kholil, Warga Bangkalan Gelar Nyalase Agung
Redaksi - Thursday, 20 November 2025 | 07:10 PM


salsabilafm.com – Masyarakat Bangkalan bersama ribuan santri dari berbagai Pondok Pesantren akan menggelar Nyalase Agung. Kegiatan ini untuk mengenang dan memuliakan jasa Syaikhona Mohammad Kholil, ulama kharismatik yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas kontribusinya dalam perjuangan pendidikan Islam.
Acara ini akan berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, mulai pukul 15.00 WIB sampai selesai, dengan pusat kegiatan dari Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Demangan ke pesarean Martajasah.
Pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Mohammad Kholil, KH. Moh. Nasih Aschal, menjelaskan, rangkaian acara akan diawali dengan jalan kaki bersama dari pesantren menuju makam Syaikhona Kholil.
"Rangkaian Nyalase Agung ini dimulai dengan jalan kaki bersama para santri dan seluruh warga Bangkalan, sambil melantunkan nadhom Alfiyah secara berjamaah. Rutenya dari Pondok Syaikhona Kholil Demangan menuju Makbaroh Martajasah," ungkapnya, Kamis (20/11/2025).
Ia menambahkan, dalam prosesi tersebut, para peserta akan membawa sketsa gambar Syaikhona Kholil yang sebelumnya diserahkan secara simbolis saat penganugerahan gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara. Setibanya di Makbaroh, sketsa tersebut akan diserahkan kepada pihak keluarga (dzurriyah) oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar beliau.
"Sketsa itu bukan sekadar simbol, tapi bentuk penghormatan atas perjuangan beliau yang telah menginspirasi bangsa ini," terang Ra Nasih, sapaannya.
Setelah prosesi ziarah dan penyerahan sketsa, kata Ra Nasih, acara dilanjutkan dengan sesi testimoni dari berbagai tokoh mengenai peran Syaikhona Kholil dalam membangun nasionalisme, kontribusi sosial, serta keteladanan hidup. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh yang telah berperan aktif dalam proses pengusulan gelar pahlawan juga akan menerima penghargaan khusus.
"Kami mengundang tokoh-tokoh yang telah memberikan sumbangsih dalam perjuangan ini, termasuk dari Sumenep. Insya Allah budayawan Zawawi Imron juga akan hadir," jelas dia.
Dia menjelaskan, dari unsur pemerintah, undangan dibatasi hanya pada tingkat kabupaten. Sementara keterlibatan santri menjadi elemen utama dalam kegiatan ini. Pesantren-pesantren di wilayah kota seperti Syaikhona Kholil, Nurul Kholil, Al-Kholiliyah, Jengkebun, dan lainnya turut ambil bagian.
"Keterlibatan masyarakat juga sangat besar. Insya Allah, ini akan menjadi momentum kebangkitan nilai-nilai perjuangan dan spiritualitas lokal," pungka Ra Nasih. (*)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
16 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
20 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
19 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
19 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
20 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
21 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
17 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





