Ibu dan Anak Dikabarkan Hilang, Sandal dan Tas Ditemukan di Tepi Sungai Tunjung
Redaksi - Tuesday, 31 March 2026 | 10:26 AM


salsabilafm.com - Seorang ibu dan anak pergi dari rumahnya di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 03.00 dini hari.
Pihak keluarga berusaha mencari, dan menemukan barang pribadi ibu dan anak tersebut di tepi sungai Tunjung bagian aliran atas.
Dilansir dari kompas, ibu berinisial SR (35) dan anaknya IB (8) asal Bojonegoro itu pergi dari rumah suaminya membawa tas berisi pakaian dan dompet serta ponsel.
Namun, saat barang itu ditemukan, pihak keluarga hanya menemukan tas berisi pakaian dan satu pasang sendal. Sedangkan, ponsel dan dompet berisi kartu identitas serta uang tunai tidak ditemukan di lokasi itu.
Temuan barang pribadi korban bermula saat pihak keluarga mencari keberadaan korban di rumah kerabatnya yang lain di Desa Tunjung.
Namun, saat melintasi sungai di desa itu, keluarga menemukan tas ransel dan sendal milik korban berada di tepi sungai.
Pihak keluarga sempat berusaha menghubungi nomor telepon korban namun sempat direject pada pukul 06.00. Saat pihak keluarga mencoba menghubungi kembali, nomor itu tidak aktif.
Dari situlah keluarga khawatir korban jatuh ke sungai dan ponsel diduga dibawa orang lain. Keluarga melaporkan hal tersebut kepada camat setempat.
Apalagi, beberapa hari terakhir di sungai Tunjung aliran bagian bawah tersebut terdapat dua ekor buaya dan kerap muncul ke permukaan sungai.
Camat Burneh, Erwin Yusoef mengaku belum mengetahui secara pasti kepergian ibu dan anak tersebut. Apalagi tidak ada saksi mata yang melihat keduanya masuk ke dalam sungai.
"Kita masih belum bisa memastikan apakah memang jatuh ke sungai atau memang pergi ke tempat lain," tuturnya.
Meski begitu, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan BPBD untuk melakukan pencarian di lokasi itu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, M Zainul Qomar mengatakan, pihaknya menerjunkan dua perahu karet untuk melakukan pencarian di sungai itu.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan Basarnas untuk bisa membantu pencarian. Saat ini tim SAR dari Sumenep sudah menuju ke sini," tuturnya.
Hingga kini petugas di bagi menjadi dua tim untuk menyusuri bagian sungai bagian atas dan bawah untuk melakukan pencarian. (*)
Next News

3 PMI Nonprosedural Asal Bangkalan Dideportasi Usai Ditahan di Malaysia
6 hours ago

Bupati Bangkalan Tinjau Sumber Mata Air Desa Mandung
6 hours ago

KPM Mengaku Tak Pernah Pegang KKS, Penyaluran Bansos PKH di Sampang Dikeluhkan Warga
6 hours ago

NIK Didorong Jadi Identitas Tunggal untuk Berbagai Layanan Publik
6 hours ago

Prabowo Mau Olah Batu Bara Rendah Kalori Jadi BBM
7 hours ago

Nusron Emosional Saat Ditanya Evaluasi Kasus HGB Summarecon
an hour ago

Banjir Bandang, Akses Padang-Solok Lumpuh
3 hours ago

2 Siswa Sekolah Rakyat Sampang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
a day ago

Ratusan Kayu Gelondongan di Perairan Sumenep Berlabel Kemenhut RI
a day ago

Kebakaran di Pamekasan, Uang Rp20 Juta Hasil Tembakau Ikut Hangus
a day ago





