Hand Traktor Raib di Kantor Disperta KP Sampang, DPRD Curigai Keterlibatan Orang Dalam
Syabilur Rosyad - Thursday, 08 January 2026 | 05:21 AM


salsabilafm.com – Hilangnya alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor bantuan untuk petani di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) Kabupaten Sampang pada 27 Desember 2025 lalu menuai sorotan publik. Bahkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang mencurigai dugaan keterlibatan orang dalam atas raibnya bantuan tersebut.
Hilangnya hand traktor yang sedianya akan disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Sampang itu langsung mendapat perhatian serius dari legislatif. Pasalnya, bantuan tersebut bersumber dari anggaran negara dan menyentuh langsung kepentingan petani.
Anggota Komisi II DPRD Sampang, Mutamar Suhri, menegaskan, Disperta KP harus lebih berhati-hati dalam menjaga aset negara, khususnya bantuan pertanian yang diperuntukkan bagi masyarakat.
“Kami menekankan agar Disperta KP segera mendistribusikan bantuan kepada petani. Selain itu, pengamanan aset harus diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” kata Mutamar, Rabu (7/1/2026).
Dia menilai hilangnya hand tractor tersebut patut dicurigai adanya keterlibatan orang dalam. Menurutnya, DPRD Sampang akan menindaklanjuti kasus ini untuk memastikan penyebab pasti hilangnya alsintan tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti untuk mengetahui apakah ada dugaan keterlibatan orang dalam atau tidak. Kami khawatir ada dinamika di internal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Disperta KP Sampang, Suyono, menjelaskan, total anggaran pengadaan alsintan mencapai Rp580.183.000 untuk pengadaan 19 unit hand tractor yang direncanakan akan disalurkan kepada petani.
Terkait pertanggungjawaban atas hilangnya satu unit alsintan tersebut, Suyono menegaskan, pihaknya telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian itu kepada aparat penegak hukum.
“Kami sudah bertanggung jawab dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Saat ini prosesnya masih berjalan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti hilangnya alsintan bantuan petani tersebut. (Syad)
Next News

Pemkab Sumenep Targetkan 1,9 Juta Kunjungan Wisata Tahun 2026
14 hours ago

Pemkab Sampang Pasang 157 Titik PJU di JLS, Tekan Angka Kriminalitas dan Laka Lantas
2 hours ago

Jejak GPS Bongkar Aksi Maling Mobil, Kendaraan Curian dari Sidoarjo Ditemukan di Madura
2 hours ago

2 ASN di Pamekasan Diberhentikan, Bolos Kerja Lebih 28 Hari
17 hours ago

Hujan Disertai Angin Kencang, 4 Rumah di Bangkalan Rusak
18 hours ago

PDIP Sampang Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Kemunduran Demokrasi dan Cederai Hak Rakyat
18 hours ago

Video Dugaan Pesta Miras di Puskesmas Kedungdung Beredar, Kepala Puskesmas: Kami Belum Tahu
a day ago

Polres Sampang Umumkan Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor, Ini Daftarnya
2 days ago

KUHP-KUHAP Baru Resmi Berlaku, Lukman Hakim: Hukum Tak Hanya Tegas, Tapi Adil dan Manusiawi
2 days ago

Kejar Jambret, 1 Orang Pemotor di Pamekasan Tewas Tabrak Tiang Toko
2 days ago




