Habib Mahdi Al Khered Himbau Warga Madura Cerdas Gunakan Medsos
SalsabilaNews - Wednesday, 28 October 2020 | 05:11 PM



Ketua Cyber Crime PW GP Ansor Jawa Timur Habib Mahdi Al Khered mengatakan, pengguna media sosial (Medsos) di Indonesia saat ini sangat tinggi sekali. Termasuk di Pulau Madura, Jawa Timur.
"Pengguna media sosial di Indonesia sangat tinggi sekali antusiasnya," ujar Habib Mahdi Selasa (27/10) malam.
Habib Mahdi mengamati, pengguna medsos dari beragam usia, mulai usia 17-45 tahun sangat luar biasa aktivitasnya di dunia maya. Baik melalui medsos berupa Facebook, Instagram, YouTube, Twitter dan lainnya.
"Kalau (pengguna) Instagram kebanyakan para pemuda, Twitter mayoritas para politikus dan pemerhati politik. Sedangkan Facebook dari berbagai usia, dari muda sampai tua ada di situ," tuturnya.
Mereka setiap hari tidak bisa lepas dari gadgetnya untuk berselancar di dunia maya. Termasuk memburu dan berbagi informasi kepada pengguna medsos yang lain.
Cyber Crime Picu Kejahatan di Dunia Nyata

Habib Mahdi menyebut, jangan heran jika kemudian kriminalitas juga terjadi karena dipicu oleh postingan yang berseliweran di medsos. Karena tidak semua informasi yang disajikan di medsos tidak sepenuhnya benar.
"Kalau saat ini kriminalitas itu malah pemantiknya dari dunia maya," ujarnya.
Sebab itu Habib Mahdi mewanti-wanti kepada para pengguna medsos, khususnya warga NU di Madura agar cerdas dalam menggunakan medsos. Karena kejahatan di dunia maya atau cyber crime bisa menjadi pemantik ihwal kriminalitas di dunia nyata.
"Saya sarankan setiap ada informasi yang masuk ke handphone kita, saya sarankan mencari berita pembanding. Kalau tidak ada pembandingnya, saya yakin berita itu hoax," ucapnya.
Oleh karenanya, Habib Mahdi menghimbau kepada pengguna medsos di Madura untuk lebih jeli lagi dalam menerima informasi di dunia maya. "Bacalah berita-berita di media yang kredibel, insya Allah kita bisa menyaring itu," ujarnya.
"Boleh waspada, tapi kita harus melahirkan konten narasi positif. Kalau ada narasi negatif, kita kampanyekan narasi positif, maka dengan sendirinya narasi negatif itu akan tertimbun dengan sendirinya," pungkasnya.
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
9 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
9 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
9 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
11 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
14 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
14 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
14 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
14 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
14 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
14 hours ago





