Rabu, 6 Mei 2026
Salsabila FM
Kriminal

Geger, Jasad Perempuan Ditemukan Mengapung di Perairan Kamal Bangkalan

Redaksi - Wednesday, 06 May 2026 | 07:18 AM

Background
Geger, Jasad Perempuan Ditemukan Mengapung di Perairan Kamal Bangkalan
Petugas gabungan saat mengevakuasi mayat ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Warga Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat wanita mengapung di perairan setempat. Diduga, mayat tersebut berkaitan dengan sepeda motor yang ditemukan tanpa pemilik beberapa waktu lalu. 


Kasat Polair Polres Bangkalan, Iptu Muarib, mengatakan bahwa mayat yang ditemukan pada Selasa, 5 Mei 2026 sore itu, pertama kali dilihat oleh warga sekitar.


Setelah mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi.




"Kami melaksanakan evakuasi dibantu dengan Koramil Kamal dan Polsek Kamal serta masyarakat sekitar," ujar Muarib, Rabu (6/5/2026).


Saat ditemukan, jenazah perempuan tanpa identitas itu hanya mengenakan pakaian dalam bagian atas dan celana panjang berwarna hitam.




"Setelah kami evakuasi kami bawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan," ungkapnya.


Usai kejadian tersebut, Muarib menyebut, langsung berkoordinasi dengan Polsek Kenjeran. Sebab, pada 29 April 2026, terdapat motor matik berwarna biru dengan pelat L 5663 QW yang ditemukan di atas Jembatan Suramadu. 


Saat motor tersebut ditemukan, terdapat tas wanita berwarna hitam menggantung di balik kemudi motor. Kendaraan tersebut lalu dibawa ke Mapolsek Kenjeran.




"Dari sana, tadi malam pihak keluarga pemilik motor itu dihubungi dan diminta mengecek ke rumah sakit," katanya.


Setelah tiba di rumah sakit, pihak keluarga mengecek langsung jenazah perempuan itu. Pihak keluarga mengaku mengenali tubuh tersebut yang diduga merupakan anaknya yang membawa motor biru tersebut. 




"Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa benar itu anggota keluarganya," ujar Muarib.


Diduga, identitas jasad tersebut merupakan RA (21) asal Sidoarjo yang sudah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak tanggal 28 April 2026 lalu.


Saat meninggalkan rumah pada pukul 19.00 itu, RA hanya mengenakan kaos serta celana panjang berwarna hitam dan membawa sepeda motor biru serta tasnya. 




Sementara itu, dokter spesialis forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Edy Suharto, mengatakan, dari hasil visum yang dilakukan, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban.


"Kemungkinan meninggalnya memang karena tenggelam," kata dia. (*)