Rabu, 19 Agustus 2026
Salsabila FM
Kriminal

Gegara Cemburu, Pria di Pamekasan Bacok Mantan Pacar Pasangannya

Redaksi - Wednesday, 19 August 2026 | 07:02 AM

Background
Gegara Cemburu, Pria di Pamekasan Bacok Mantan Pacar Pasangannya
Polisi mengamankan tersangka pembacokan bermotif asmara di Kabupaten Pamekasan, (Istimewa/)

salsabilafm.com  - Akibat terbakar cemburu, Warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, berinisial C (25) nekat membacok mantan pacar pasangannya, berinisial W (23) warga Desa Branta Tinggi di salah satu tempat kos di Kelurahan Kangenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (18/8/2026) malam. 


Akibatnya, korban mengalami luka robek selebar 10 sentimeter di bagian pelipis kiri. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.


Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan pembacokan tersebut dengan motif asmara.




"Pelaku diduga cemburu kepada korban saat mengunjungi pasangannya," katanya.


Dia menyampaikan, pelaku C ditangkap tidak lama usai kejadian oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pamekasan. Setelah diperiksa, pelaku diketahui sebagai pengguna narkoba. 




"Pelaku sudah kami amankan dengan cepat. Sementara korban dirawat di rumah sakit," ucapnya.


Dia mengungkapkan, pembacokan berawal saat korban mendatangi tempat kos mantan pacarnya untuk mengambil uang yang dititipkan. Sementara di lokasi, sudah ada pelaku. 


Akibat cemburu, pelaku menghampiri korban saat hendak meninggalkan tempat kos. Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung membacok korban dengan celurit.




"Saat itu, korban datang untuk mengambil uang yang pernah dititipkan ke pasangan pelaku," ungkap Yoni Evan Pratama.


Saat ini polisi tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. Termasuk pemeriksaan soal hasil pemeriksaan pelaku sebagai pengguna narkoba. 




"Apakah pelaku dipengaruhi zat terlarang saat melakukan pembacokan, ini masih kita dalami," tuturnya. 


Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti celurit yang digunakan membacok korban.(*)