Sabtu, 25 Juli 2026
Salsabila FM
Kriminal

3 Pria di Sampang Terlibat Duel Sajam, Diduga Dipicu Dendam Asmara Orang Tua

Syabilur Rosyad - Saturday, 25 July 2026 | 09:48 AM

Background
3 Pria di Sampang Terlibat Duel Sajam, Diduga Dipicu Dendam Asmara Orang Tua
Petugas kepolisian saat mendatangi TKP, Jum'at (24/7/2026) (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Perkelahian menggunakan senjata tajam terjadi di depan sebuah bengkel motor milik Suhar di Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Tiga pria yang terlibat dalam insiden tersebut kini diamankan di Polres Sampang untuk menjalani proses hukum.


Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, peristiwa itu melibatkan S (60), warga Desa Pao Pale Daya, Kecamatan Ketapang, H (44), warga Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, dan H.R. (51), warga Desa Masaran, Kecamatan Banyuates.


"Kejadian bermula sekitar pukul 20.50 WIB saat S mengendarai sepeda motor dari arah selatan dan berpapasan dengan H.R. yang berboncengan dengan seorang saksi dari arah berlawanan," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).




Saat berpapasan, H.R. diduga menabrakkan sepeda motornya ke kendaraan S sehingga memicu cekcok dan perkelahian menggunakan kayu. Peristiwa tersebut sempat dilerai oleh warga.


Namun, H.R. kemudian mendatangi rumah sepupunya, H, dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Mendengar cerita tersebut, H diduga emosi dan mengajak H.R. mengambil celurit untuk mencari S.




"Keduanya kemudian menemukan S seorang diri di depan bengkel motor milik Suhar. Perkelahian menggunakan senjata tajam pun tak terhindarkan hingga ketiganya mengalami luka," ungkap Eko.


Akibat kejadian tersebut, H mengalami luka sabetan di paha kanan dan luka pada siku kanan akibat terjatuh. H.R. mengalami luka pada tangan kanan, sedangkan S mengalami luka pada tangan kanan serta bagian belakang kepala.


"Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan, memasang garis polisi, memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan ketiga pria tersebut. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polres Sampang untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan," jelas Eko.




Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan pakaian para pelaku yang berlumuran darah. Sementara senjata tajam dan sepeda motor yang digunakan dalam kejadian tersebut belum berhasil ditemukan karena diduga disembunyikan oleh keluarga pelaku.


"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, perkelahian diduga dipicu rasa sakit hati dan dendam H.R. terhadap S karena menduga korban memiliki hubungan asmara dengan ibu H.R., yang tidak direstuinya. Kami masih mendalami motif tersebut beserta seluruh rangkaian peristiwa untuk kepentingan proses hukum," pungkasnya. (Syad)