Minggu, 1 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

1 Korban Tewas Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang Sedalam 200 Meter

Redaksi - Sunday, 18 January 2026 | 09:09 AM

Background
1 Korban Tewas Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang Sedalam 200 Meter
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap puing-puing pesawat ATR 42-500 dari kawasan lereng pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Sulsel). Minggu (18/1/2026). (Dok. Basarnas Makassar/)


salsabilafm.com – Tim SAR gabungan menemukan satu korban tewas dari insiden pesawat ATR 42-500 yang menabrak lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan di jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak gunung.


Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan, korban berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan sekitar pukul 14.20 WITA, Minggu (18/1/2026).


"Telah ditemukan satu korban dengan jenis kelamin laki-laki di kedalaman jurang sekitar 200 meter, berada di sekitar serpihan pesawat. Saat ini masih berlangsung proses evakuasi," ujar Arif dalam keterangan tertulis.


Arif menjelaskan, proses pencarian dan evakuasi berlangsung dalam kondisi medan yang sangat ekstrem serta cuaca buruk. Sejak pagi hari, hujan lebat dan kabut tebal menyelimuti lokasi kejadian dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter.


"Kondisi cuaca sangat memengaruhi pergerakan tim. Bahkan sempat dilakukan pembatalan penurunan vertikal demi keselamatan personel," ungkapnya.


Selain menemukan korban, tim SAR juga menemukan sejumlah serpihan pesawat. Tim SRU 3 mengidentifikasi bagian rangka dan kursi pesawat, serta lokasi mesin berdasarkan laporan visual dari lapangan.


"SRU 3 juga menemukan serpihan pesawat berupa bagian rangka dan kursi, serta mengidentifikasi lokasi mesin pesawat," jelas Arif.


Dilansir dari CNNIndonesia.com, di Posko SAR Tompo Bulu, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi salah satu serpihan pesawat untuk dibawa ke Posko Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Selatan.


Sementara itu, korban yang ditemukan masih dalam proses evakuasi dan direncanakan akan dibawa ke Posko SAR Tompo Bulu sebelum selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)