Minggu, 24 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Telur Bebek Vs Ayam, Mana yang Lebih Baik bagi Kesehatan?

Redaksi - Sunday, 24 May 2026 | 03:49 AM

Background
Telur Bebek Vs Ayam, Mana yang Lebih Baik bagi Kesehatan?
Telur bebek dan telur ayam ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Telur ayam dan telur bebek merupakan sumber protein yang banyak dikonsumsi masyarakat. Namun mana yang lebih baik bagi kesehatan dari sisi kandungan gizi?.


Secara umum, kedua jenis telur tersebut sama-sama kaya protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Meski demikian, terdapat beberapa perbedaan kandungan nutrisi yang membuat masing-masing memiliki kelebihan tersendiri.


Mengutip dari Healthline, telur bebek umumnya memiliki ukuran lebih besar dibanding telur ayam. Kandungan kalorinya juga lebih tinggi karena mengandung lebih banyak lemak.




Selain itu, telur bebek dikenal memiliki rasa lebih gurih dan tekstur yang lebih padat. Kandungan proteinnya juga sedikit lebih tinggi dibanding telur ayam.


Sementara, telur ayam cenderung memiliki kadar lemak dan kolesterol lebih rendah. Karena itu, telur ayam lebih sering dipilih untuk konsumsi harian, terutama bagi orang yang menjaga asupan kalori dan kolesterol.




Perbandingan Nutrisi


Secara keseluruhan, telur rendah karbohidrat dan serat, tetapi merupakan sumber protein dan lemak yang baik. Telur juga kaya akan vitamin dan mineral, terutama kolin, riboflavin, selenium, vitamin A, dan vitamin B12.


Meskipun sama-sama bergizi, telur bebek cenderung mengandung beberapa nutrisi dalam jumlah yang lebih tinggi dibanding telur ayam, termasuk folat, zat besi, dan vitamin B12.




Telur bebek mengandung hingga 168 persen atau lebih dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk vitamin B12. Tubuh Anda membutuhkan vitamin B12 untuk fungsi-fungsi tertentu, seperti membangun DNA dan sel darah merah baru.


Namun, putih telur ayam cenderung mengandung lebih banyak protein seperti ovalbumin, konalbumin, dan lisozim daripada putih telur bebek. Para ahli percaya bahwa protein-protein ini memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan penghambat kanker.




Cara terbaik untuk memasak telur adalah dengan merebusnya. Cara memasak ini sangat mudah dan tidak menggunakan minyak, sehingga lebih sehat.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga merekomendasikan mengonsumsi telur rebus dua butir untuk sarapan sehat, sebagai pengganti menu nasi uduk maupun bubur ayam. (*)