Super Flu Belum Ditemukan di Bangkalan, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Redaksi - Wednesday, 14 January 2026 | 10:29 PM


salsabilafm.com – Hingga pertengahan Januari 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan memastikan belum ada laporan kasus super flu. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengenali gejalanya.
Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan, dr Nunuk Kristiani, menjelaskan, super flu pada dasarnya mirip dengan flu biasa. Bedanya, penderita mengalami gejala yang lebih berat.
“Gejalanya sama seperti flu, hanya lebih berat. Kalau ada panas, dingin, pusing, sebaiknya gunakan masker agar tidak menular,” ujarnya, Rabu (14/01/2026).
Super flu merupakan infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K. Menurut dr Nunuk, penyakit ini tergolong self-limiting disease, yakni bisa sembuh dengan sendirinya jika daya tahan tubuh penderita baik.
“Penderita harus meningkatkan kekebalan tubuh agar cepat pulih,” jelas Nunuk.
Namun, dia mengingatkan super flu tetap membutuhkan penanganan tepat. Jika dibiarkan, risiko komplikasi bisa mengarah ke pneumonia.
Super flu disebut lebih berpotensi menyerang orangtua, meski anak-anak juga bisa terinfeksi.
Karena penyebarannya melalui udara, penggunaan masker dinilai efektif melindungi diri dari droplet.
"Selain itu, pola hidup bersih dan sehat, termasuk rajin mencuci tangan sebelum makan atau menyentuh anak, menjadi langkah penting pencegahan," pungkas dia. (*)
Next News

Bocah Asal Pasuruan Kabur dari Rumah Singgah Bangkalan, Diduga Curi Kotak Amal
5 hours ago

Bus Sekolah Gratis di Bangkalan Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Keberangkatannya
5 hours ago

Ketua PCNU Sampang Soroti Pesta Miras di Puskesmas: Hukuman Tak Hanya Pidana, Tapi Rehabilitasi dan Pembinaan
8 hours ago

Presiden Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar dan Rektor di Istana, Ini Penjelasan Prasetyo Hadi
in an hour

Ketegangan Meningkat, Iran Tutup Sementara Wilayah Udara
an hour ago

Tabrak Truk Mogok di JLS Sampang, Pengendara Motor PCX Alami Patah Tulang
a day ago

Polisi Periksa 170 Nelayan Pamekasan, Diduga Terkait Perusakan Hutan Mangrove
13 hours ago

KSOP Kalianget Sumenep Perpanjang Larangan Berlayar Akibat Gelombang Tinggi
a day ago

Angka Pernikahan Tahun 2025 Turun Jadi 6.719, Kemenag Sampang: Dampak Aturan Usia Minimal 19 Tahun
a day ago

Massa Geruduk Disperta KP Sampang, Desak Kadis Mundur Buntut Hilangnya Aset Negara
a day ago





