Selasa, 20 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

SDN di Batuporo Timur Sampang Diduga Tak Ada Aktivitas KBM, Warga: Seperti Tidak Terawat

Syabilur Rosyad - Tuesday, 20 January 2026 | 12:42 PM

Background
SDN di Batuporo Timur Sampang Diduga Tak Ada Aktivitas KBM, Warga: Seperti Tidak Terawat
Video memeprlihatkan SDN Batuporo Timur 1 Sampang tanpa kegiatan belajar mengajar, Senin (19/1/2026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, diduga tidak ada aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM). Dugaan tersebut muncul setelah seorang warga setempat, Zainuddin, 35 tahun, mendatangi sekolah tersebut saat distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), pada Senin (19/1/2026).


“Saya kira sekolah ini memang sudah lama tidak aktif. Tapi kecurigaan saya muncul ketika ada jatah MBG yang diberikan,” ujar Zainuddin kepada salsabilafm.com, Senin (19/1/2026).


Tak hanya itu, dia juga mengaku mendapati beberapa guru mengenakan pakaian dinas lengkap, namun tidak menjalankan kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya.


“Saya melihat beberapa guru justru menyetel musik dangdut, santai minum kopi di jam belajar. Saat saya tegur, mereka seperti tidak merasa bersalah,” ungkapnya.


Zainuddin juga sempat mengecek data SDN Batuporo Timur 1 yang masih terdaftaar aktif di Dapodik Kementrian Pendidikan Dasar (Kemendikdes). Data tersebut menulis bahwa SDN Batuporo Timur 1 memiliki 33 siswa dan 7 guru. 


"Namun, sama sekali tidak ada kegiatan aktivitas apapun. Malah sekolah itu seperti tidak terawat," ucapnya. 


Usai melihat sendiri kondisi sekolah tersebut, Zainuddin mengaku langsung melaporkan temuan tersebut ke Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang. Namun, laporan itu tidak mendapat respons dari Dinas terkait. 


“Saya datang langsung untuk melapor, bahkan menunggu sampai 4 jam namun tidak ditemui, malah tamu yang datang 2 jam setelah saya yang ditemui. Rasanya seperti sengaja tidak ingin ditemui dan saya merasa terhina,” keluhnya. 


Dia berharap Pemerintah Kabupaten Sampang maupun pengawas pendidikan segera turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi sekolah tersebut.


“Saya berharap ada tindakan nyata dari pemerintah daerah atau pengawas untuk segera melakukan pengecekan,” harapnya.


Sementara itu, Kepala Bidang SD Disdik Kabupaten Sampang, Moh. Yusuf belum memberikan respon saat dihubungi via telepon selulernya. Pun, demikian dengan Kepala Cabang Pendidikan (Kacabdin) Jawa Timur, Moh. Mas'udi belum bisa memberikan tanggapan saat reporter salsabilafm mengonfirmasi temuan warga tersebut. (Syad)