Satgas MBG Tunggu Hasil Lab Kasus Siswa Gatal-Gatal Massal di Sampang
Syabilur Rosyad - Friday, 24 April 2026 | 07:21 AM


salsabilafm.com - Perkembangan kasus gatal-gatal massal yang dialami belasan siswa SDN Bira Tengah 1, Kecamatan Sokobanah, terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) memastikan telah melakukan pemantauan sejak awal kejadian.
Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan insiden tersebut. Bahkan, informasi kejadian sudah masuk hanya beberapa jam setelah peristiwa berlangsung.
"Kami sudah monitor, kejadiannya sudah kami ketahui beberapa jam dari waktu kejadian. Tinggal nanti kita tunggu hasil lab dari puskesmas," katanya, Jum'at (24/4/2026).
Sudarmanta menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran atau kesalahan dalam distribusi maupun kualitas makanan program MBG.
"Jika memang terbukti, pasti akan kami laporkan dan berikan peringatan. Kita tunggu saja hasil lab-nya bagaimana," tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Sokobanah Daya Yayasan Nurul Harohmain Sahidi, memastikan kondisi para siswa saat ini sudah kembali normal. Dia menyebut gejala yang dialami siswa hanya bersifat sementara dan tidak menimbulkan dampak serius.
"Hanya gatal beberapa jam dan sudah bisa beraktivitas lagi di siang hari," jelasnya.
Meski demikian, pihak SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Nurul Harohmain tidak menutup mata terhadap kejadian tersebut. Evaluasi akan tetap dilakukan sebagai langkah perbaikan ke depan, sembari menunggu hasil pemeriksaan medis.
"Intinya, ini menjadi bahan evaluasi ke depan. Kita juga masih menunggu hasil lab, apakah memang terbukti atau tidak," tambahnya.
Diketahui sebelumnya, insiden ini terjadi pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, saat para siswa mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Yayasan Nurul Harohmain, Sokobanah Daya. Tak lama setelah itu, sejumlah siswa mengeluhkan gatal-gatal di beberapa bagian tubuh seperti leher, tangan, dan badan.
Sebanyak 18 siswa sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Batulenger dan diperbolehkan pulang setelah kondisi membaik. Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan melalui uji laboratorium oleh pihak puskesmas. (Syad)
Next News

PGMI Gelar Perjusaha, Perkuat Tali Silaturahmi Siwa MI dan MTs Se-Pulau Mandangin
10 hours ago

Berhasil Comeback, Madura United Kalahkan PSIM 2-1 di Gelora Rato Pamelingan Pamekasan
a day ago

Terungkap dari CCTV, Pemuda Sumenep Diduga Lakukan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
a day ago

DVI Polda Jatim terima 76 data ante mortem korban KM Virgo
a day ago

GHE-IK Bintang, UMKM binaan HCML Curi Perhatian di Lokakarya Media 2026
a day ago

Realisasi Transfer ke Daerah Capai Rp504,3 Triliun hingga Agustus 2026
2 days ago

Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
2 days ago

Gudang Barang Rongsokan dan Rumah Warga di Sampang Terbakar, Kerugian Rp100 Juta
2 days ago

Sedan Seruduk Toko dan Gudang di Pamekasan, Tidak Ada Korban Jiwa
2 days ago

Ratusan KK di Bangkalan Belum Nikmati Listrik, Wabup Usulkan Aktivasi PLTG
2 days ago




