Satgas MBG Sampang: Tiga SPPG Belum Dicabut Status Penghentiannya
Ach. Mukrim - Sunday, 28 June 2026 | 03:47 AM


salsabilafm.com - Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang hingga kini belum kembali beroperasi setelah sebelumnya mendapat penghentian sementara dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sampang, Sudarmanta, mengatakan, pihaknya telah menerbitkan dua surat keputusan (SK) sebagai dasar pengawasan, yakni SK percepatan pembangunan SPPG serta SK pelatihan dan pengawasan.
"SK ini menjadi dasar kami dalam melakukan pengawasan, baik saat inspeksi mendadak (sidak) maupun monitoring dan evaluasi (monev)," katanya, Minggu (28/6/2026).
Menurut Sudarmanta, pengawasan terhadap SPPG dilakukan setiap bulan. Hasil evaluasi tersebut kemudian dilaporkan secara berjenjang ke BGN, baik di tingkat provinsi maupun pusat.
"Hasil monev bulanan sudah kami sampaikan ke BGN provinsi, dan selanjutnya akan dilaporkan ke pusat," ucapnya.
Dia menjelaskan, hingga saat ini belum pernah ditemukan kasus keracunan pada penerima manfaat program MBG di Sampang. Namun demikian, sejumlah persoalan tetap muncul, seperti keluhan masyarakat terkait menu makanan yang didistribusikan oleh SPPG.
"Setiap ada permasalahan, kami selalu responsif," tambahnya.
Sudarmanta juga mengingatkan agar SPPG lebih berhati-hati dalam mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat serta memenuhi seluruh ketentuan dari BGN, termasuk penyediaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sesuai standar.
Dikatakan, saat ini terdapat 164 SPPG yang terdaftar di BGN di Kabupaten Sampang. Dari jumlah tersebut, 147 SPPG telah beroperasi, sementara 24 lainnya sempat dihentikan sementara.
"Sebagian sudah kembali beroperasi. Tinggal tiga SPPG yang belum dicabut status penghentiannya," jelasnya.
Satgas MBG Sampang menegaskan, akan terus memperketat pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
"Prinsipnya kami ingin memastikan program ini berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberi manfaat ke masyarakat," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
20 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
20 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
21 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





