Sampaikan Rekomendasi ke KPID Jatim, Himasal: Jika Perlu Izin Siaran Trans7 Dicabut
Ach. Mukrim - Wednesday, 15 October 2025 | 08:37 AM


salsabilafm.com – Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Jawa Timur mendatangi kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur pada Selasa (14/10/2025) sore. Mereka memprotes tayangan program 'expose unsencored' di Trans7 yang dianggap kontroversial dan menyinggung lembaga pesantren.
Gus Rahmatullah, perwakilan Himasal Madura Raya, menyatakan, pihaknya membawa sejumlah rekomendasi kepada KPID Jatim. Di antaranya, mendesak agar tayangan Trans7 yang memuat konten kontroversial tersebut segera dihapus.
"Bahkan, jika perlu izin siaran Trans7 dicabut," tegasnya.
"Kami juga berharap pihak Trans7 sowan dan meminta maaf ke para masyayikh Lirboyo atas kelalaian dalam menyiarkan konten yang menyinggung," tambah Gus Rahmat.
Menurutnya, konten tersebut sangat tidak etis karena memframing pondok pesantren secara negatif dan mencoreng citra pesantren dengan tuduhan pembudakan yang tidak berdasar.
"Ini jelas melecehkan pondok dan memfitnah. Tayangan itu sangat melukai kami, apalagi menjelang Hari Santri. Seharusnya Trans7 mengedukasi masyarakat, bukan malah membuat konten yang memicu keresahan," tegasnya.
Gus Rahmat menjelaskan, tradisi penghormatan di pesantren bukan paksaan dari para guru atau pengasuh pesantren, melainkan inisiatif dari para santri sebagai bentuk takzim atau penghormatan kepada guru.
"Mengapa kami berperilaku demikian? Karena kami meyakini ilmu agama yang kami dapat adalah barokah dari para masyayikh. Maka dari itu, ketika para masyayikh kami dihina atau difitnah, tentu kami tidak bisa menerima," tegasnya.
Dia menambahkan, meskipun reaksi keras dari sejumlah alumni dan santri berhasil diredam, namun Himasal tetap bersiap untuk langkah lanjutan jika permintaan mereka tidak direspons serius oleh pihak terkait.
"Kami masih ditahan oleh guru-guru kami untuk tidak berbuat anarkis. Kami juga sempat menahan teman-teman dari Sampang agar tidak berangkat, tapi tetap ada enam mobil yang datang dari sana. Bisa jadi dari daerah lain juga akan menyusul," pungkasnya.
Setelah dari kantor KPID Jatim, rombongan alumni Ponpes Lirboyo tersebut akan mendatangi kantor Trans7 Jatim dan Mapolda Jatim. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
14 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
14 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
14 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
14 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
14 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
14 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
14 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
14 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
15 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





