Sambut Harlah, PRNU Karang Nangkah Perkuat Kaderisasi dengan Ziarah Muassis NU
Moh Isrok - Sunday, 11 January 2026 | 04:01 AM


salsabilafm.com - Menyambut Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama Masehi, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Karang Nangkah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, menggelar kegiatan ziarah muassis NU dan wali pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar pengurus ranting, kader muda, perwakilan badan otonom, serta sejumlah guru ngaji.
Rombongan berangkat setelah melaksanakan sholat Subuh di Masjid Al-Munawwaroh desa setempat. Sebelum keberangkatan, rombongan terlebih dahulu membaca doa safar dan tawassul kepada para muassis NU.
Ketua Tanfidziah PRNU Karang Nangkah, Kiai Taufiqurrohman Rosidi mengatakan, agenda ziarah merupakan rentetan kegiatan PRNU dalam menyambut harlah NU 2026.
"Ini salah satu bentuk kami dalam memelihara sanad keilmuan, meningkatkan spirit perjuangan, serta mempertebal rasa cinta kepada pendiri jam'iyah," tutur beliau dalam sambutannya.
Dia mengingatkan, ziarah bukan sekedar wisata religi atau seremonial keluarga PRNU Karang Nangkah, namun sebagai pupuk sanad keilmuan rohani kepada para Masyayikh yang telah menanamkan fondasi keilmuan Islam di bumi Nusantara.
"Kita tidak hanya datang, baca tahlil dan doa, lalu pulang. Kita datang untuk refleksi, dan mengingat sejarah, meneladani perjuangan para muassis NU dalam aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah" tutur dia.
Rombongan berhenti pertama kali di makam Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, inisiator berdirinya NU. Setelah itu, menuju ke makam Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel Surabaya. Kemudian, ke Tebuireng, Jombang, berziarah ke makam Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, sang pendiri sekaligus Rais Akbar Nahdlatul Ulama.
Wakil Katib Syuriah PRNU Karang Nangkah, Lora Achmad Zain Mabruk menuturkan, perjalanan spiritual ini sebagai bentuk kaderisasi berkelanjutan antara pengurus dan anggota ditingkat desa. Sama halnya ikatan batin antara kader NU masa kini dengan para pendahulu.
"Ikatan kebatinan pengurus dan anggota dengan para Muassis NU harus dijaga seutuhnya karena NU berdiri bukan hanya karena sekedar gagasan dan organisasi, tetapi karena darah perjuangan dan ketulusan dakwah," ungkapnya.
Setelah dari Tebuireng, perjalanan dilanjutkan ke makam Syeikh Ihsan Jampes, Kediri, sebelum bertolak ke makam Sayyid Sulaiman Mojoagung, Jombang dan Syeikh Jumadil Kubro, Mojokerto.
Ketua MWC NU Blega melalui Katib Syuriah Kiai Huda Ismail mengapresiasi inisiatif PRNU Karang Nangkah. Menurutnya momentum ziarah ke para Muassis NU dan aulia sangat berpengaruh untuk memupuk ruang kaderisasi ideologis Nahdlatul Ulama.
"Harus diingat, ziarah Muassis itu bukan terminal akhir. Tetapi titik awal. Perjuangan muassis NU harus menjadi bahan bakar program-program kita di tingkat ranting untuk mewujudkan impian para muassis," pesan Kiai Huda. (Isrok)
Next News

BHR Sampang Prediksi 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
19 hours ago

Poli Libur Saat Lebaran 2026, Pasien RSMZ Sampang Tetap Dilayani: Begini Caranya
19 hours ago

Curi Besi Pancang Suramadu, 7 Nelayan Gresik dan Bangkalan Ditangkap Polisi
2 days ago

Dituduh Tipu Sewa Dapur MBG, Mantan Anggota DPRD Sampang Laporkan Balik Inisial BU
2 days ago

Aliansi Jurnalis Sampang Bagikan Sembako untuk Kaum Duafa dan Anak Yatim
2 days ago

Korban Petasan Rakitan di Pamekasan Diamputasi, RSUD Smart: Agar Tidak Infeksi
2 days ago

Petasan Rakitan Meledak, 5 Orang di Pamekasan Terluka
2 days ago

Dinkes Jatim Dirikan 217 Pos Kesehatan di Jalur Mudik Lebaran 2026
2 days ago

BPBD Jatim dan BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca Jelang Lebaran 2026
2 days ago

PPPK Paruh Waktu di Sampang Tetap Dapat THR Rp250 Ribu
2 days ago




