Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sampang Tekankan Persatuan dan Perdamaian
Ach. Mukrim - Monday, 01 June 2026 | 02:40 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia."
Dalam upacara tersebut, Komandan Kodim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Menurunya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Nilai persatuan, kemanusiaan, dan musyawarah yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh elemen bangsa agar Indonesia tetap kuat, rukun, dan mampu berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia," Katanya.
Sementara itu, Bupati Sampang, Slamet Junaidi mengatakan, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa dalam menjaga keutuhan Indonesia di tengah dinamika global.
Menurutnya, nilai-nilai persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.
"Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, ini merupakan momentum refleksi agar api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," katanya.
Dia menilai tema Hari Lahir Pancasila tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga persatuan nasional, tetapi juga dapat menjadi landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Indonesia, kata dia, memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Karena itu, Pancasila menjadi fondasi bagi pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
"Nilai musyawarah mufakat yang kita anut merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik," ujarnya.
Slamet Junaidi juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia, mulai dari pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas.
"Langkah tersebut merupakan implementasi sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," lanjutnya.
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Tak hanya itu, Slamet Junaid juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan serta menolak berbagai bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengancam persatuan bangsa.
"Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan dan tindakan. Kita harus memastikan tidak ada masyarakat yang merasa ditinggalkan serta terus memperkuat harmoni kebangsaan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Karpet Bulu Tangkis Rp208 Juta Belum Terpasang, Disporabudpar Sampang Kesulitan Cari Vendor
10 hours ago

Cegah Jual Beli Ilegal, Diskan Sampang Pantau Ketat Penyaluran Bantuan Pakan Lele
10 hours ago

Polres Sampang Imbau Latihan Gerak Jalan Tidak Dilakukan di Jalan Raya
10 hours ago

Temukan Bau Gas di Lokasi Gemuruh Air, BPBD Sampang Tunggu Arahan ESDM
10 hours ago

Antrean di SPBU Masih Mengular, Pemkab Sampang Usulkan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi
10 hours ago

Viral di Medsos, Mobil KDKMP Angkut Tembakau di Pamekasan
10 hours ago

Puluhan Siswa SD Ambruk di Bangkalan Numpang Belajar di Gedung Madrasah Diniyah
4 hours ago

Baru Menang Kejurnas, Kuda Pacu Asal Sulsel Hangus di Kapal Mutiara Sentosa 2
4 hours ago

62 Korban Kapal Terbakar Dibawa ke Surabaya, 28 Orang Belum Ditemukan
4 hours ago

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
a day ago





