Jumat, 23 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Paparkan “Prabowonomics” di WEF Davos 2026, Prabowo Soroti MBG hingga Tantang Pengusaha Serakah

Redaksi - Friday, 23 January 2026 | 01:54 AM

Background
Paparkan “Prabowonomics” di WEF Davos 2026, Prabowo Soroti MBG hingga Tantang Pengusaha Serakah
: Prabowo Paparkan “Prabowonomics” di WEF Davos 2026. ( Istimewa/)

salsabilafm.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pernyataan strategis dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Prabowo menjadi pembicara keempat dalam sesi yang membahas pendekatan ekonomi bertajuk “Prabowonomics.”


Dalam forum ekonomi dunia tersebut, Prabowo menyoroti berbagai kebijakan prioritas pemerintahannya, mulai dari program sosial, reformasi ekonomi, penegakan hukum, hingga peran Indonesia dalam perdamaian global.


Prabowo memamerkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut telah mendistribusikan 59,8 juta porsi makanan kepada lebih dari 59 juta penerima, termasuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia.


“Dua bulan pertama pemerintahan saya, kami melakukan efisiensi ketat dan menghemat sekitar US$80 miliar dengan menghentikan program yang tidak efisien. Dana itu kami alihkan untuk proyek yang langsung berdampak pada kesejahteraan rakyat,” ujar Prabowo.


Program MBG, sebut Prabowo, resmi dimulai sejak 6 Januari 2025.


Indonesia Resmi Gabung Dewan Perdamaian


Dalam forum yang sama, Prabowo mengumumkan Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penandatanganan komitmen disaksikan langsung oleh Trump.


Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut, salah satu alasan utama Indonesia bergabung adalah untuk mendorong percepatan perdamaian di Jalur Gaza.


Cabut Izin 28 Perusahaan Tambang


Prabowo juga menegaskan langkah tegas pemerintah dalam penertiban kawasan hutan. Dia mengungkapkan telah mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran dan menyebabkan kerusakan lingkungan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.


"Kami memutuskan untuk menyita atau mencabut izin dari 28 perusahaan yang memiliki izin atas lahan seluas lebih dari 1,01 juta hektare. Saya mencabutnya karena kami menemukan mereka melanggar hukum," kata Prabowo dalam pidatonya.


Ekonomi Indonesia Akan Mengejutkan Dunia


Prabowo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat signifikan.


"Sekali lagi, saya ingin menegaskan bahwa saya yakin pertumbuhan kita, pertumbuhan ekonomi kita (Indonesia), akan sangat mengejutkan banyak orang di dunia," kata Prabowo.

 

Dia menambahkan, ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5 persen selama satu dekade terakhir, dengan inflasi sekitar 2 persen dan defisit dijaga di bawah 3 persen dari PDB.


Indonesia Terbuka untuk Investasi


Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi investasi asing dan domestik.

 Ia menyebut stabilitas politik, kepastian hukum, serta pemerintahan yang bersih sebagai syarat utama masuknya modal.


"Pertumbuhan ekonomi membutuhkan sektor swasta yang dinamis. Indonesia selalu dan akan selalu terbuka untuk investasi asing dan domestik," kata Prabowo dalam World Economic Forum Annual Meeting Davos 2026, Kamis (22/1).


Tantang Pengusaha Serakah


Dalam pidatonya, Prabowo juga menyentil praktik ekonomi serakah yang ia sebut sebagai “greedynomics.”


"Saya tidak menyebut ini sebagai pasar bebas. Saya menyebutnya secara terbuka: greedyonomics. Ekonomi keserakahan. Praktik-praktik ekonomi rakus," ujar Prabowo.


Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan memberi toleransi terhadap korupsi dan praktik ekonomi rakus yang merugikan rakyat dan negara. (*)