Kamis, 20 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pagar Labkesmas Sampang Dianggarkan Rp541,6 Juta, CV Brahmana Jaya Jadi Pemenang Tender

Syabilur Rosyad - Wednesday, 19 August 2026 | 06:59 AM

Background
Pagar Labkesmas Sampang Dianggarkan Rp541,6 Juta, CV Brahmana Jaya Jadi Pemenang Tender
Kantor Labkesmas di Jl. Halim Perdana Kusuma, Rabu (19/8/2026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Pembangunan pagar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Sampang memasuki tahap pelaksanaan setelah proses tender selesai. Paket pekerjaan senilai lebih dari Rp541 juta tersebut dimenangkan oleh CV Brahmana Jaya.


Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Sampang per 19 Agustus 2026, paket Pembangunan Pagar Labkesmas memiliki pagu anggaran Rp541.606.300 dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp541.602.237,84.


Paket tersebut merupakan pekerjaan konstruksi yang berada di bawah Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang.




Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) dan Sumber Daya Kesehatan (SDK), Nurul Syarifah membenarkan bahwa proses tender pembangunan pagar Labkesmas telah selesai.


"Iya, sudah proses dilelang. Ini sudah ada paket tender, seleksi sudah selesai. Ini pemenangnya CV Brahmana Jaya," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).




Nurul menjelaskan, pekerjaan dijadwalkan mulai setelah penandatanganan kontrak pada 21 Agustus 2026. Pelaksanaan fisik ditargetkan berlangsung selama 100 hari.


"Kontrak mulai 21 Agustus ini. Mulainya itu 100 hari," jelasnya.


Selain masa pelaksanaan, penyedia juga memiliki tanggung jawab pemeliharaan selama enam bulan setelah pekerjaan selesai.




Menurut Nurul, pembangunan pagar tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan keamanan kawasan Labkesmas. Terlebih, di dalam kawasan tersebut terdapat sejumlah fasilitas penunjang yang perlu mendapatkan perlindungan.


"Pagar ini sangat penting karena untuk keamanan. Ada fasilitas-fasilitas seperti IPAL, genset dan lainnya. Memang sebelumnya sudah ada sekat, tetapi masih terbuka, sehingga sekarang diberi pagar agar lebih aman," katanya.




Nurul menegaskan, pekerjaan pembangunan pagar harus mengacu pada perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pelaksanaan pekerjaan juga akan mendapatkan pengawasan teknis agar hasil pembangunan sesuai dengan ketentuan.


Dengan nilai anggaran mencapai Rp541,6 juta, kualitas pekerjaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Selain kesesuaian spesifikasi dan material, ketepatan waktu pengerjaan serta masa pemeliharaan juga menjadi bagian dari tanggung jawab penyedia.


Sementara itu, pembangunan pagar tersebut menjadi salah satu bagian dari kesiapan Labkesmas untuk beroperasi. Nurul menyebut gedung Labkesmas telah selesai dibangun pada Desember 2025 dan izin operasional disebut sudah tersedia.




Namun, sejumlah tahapan pendukung masih perlu diselesaikan sebelum fasilitas tersebut dapat beroperasi secara penuh.


"Kami berharap nanti bersama Kemenkes dan dokter terkait, agar itu segera dikirim dan kita cepat operasional. Kalau bisa sebelum 2027 ini sudah operasional," pungkasnya. (Syad)