Minggu, 24 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mendikdasmen Lakukan Peletakan Batu Pertama Jembatan 'Ihdinas Sirotol Mustaqim' di Sampang

Syabilur Rosyad - Sunday, 24 May 2026 | 09:13 AM

Background
Mendikdasmen Lakukan Peletakan Batu Pertama Jembatan 'Ihdinas Sirotol Mustaqim' di Sampang
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Dr Abdul Mu'ti, di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (24/5/2026). ( Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Dr Abdul Mu'ti, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ihdinas Sirotol Mustaqim di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (24/5/2026) siang.


Pembangunan jembatan yang digagas Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karang Penang itu diharapkan menjadi solusi akses aman bagi masyarakat, khususnya pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju sekolah.


Ketua PCM Karang Penang, Dhahibur Rahman Bahmas, mengatakan, pembangunan jembatan ini akan dimulai langsung dengan target selesai dalam waktu sekitar 90 hari atau tiga bulan dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp780 juta.




"Untuk pendanaan pembangunan berasal dari dukungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur serta kontribusi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI," katanya, Minggu (24/5/2026).


Menurutnya, jembatan dirancang dengan cukup lebar agar kendaraan dari dua arah dapat berpapasan tanpa harus berhenti.




"Lebarnya tiga meter supaya kendaraan yang berpapasan tidak perlu berhenti karena itu bisa menghambat arus," terangnya.


Konstruksi jembatan yang dibangun, kata dia, bukan model jembatan gantung, melainkan menggunakan spesifikasi kelas 3C yang dinilai lebih kuat dan tahan lama.


Desain tersebut diproyeksikan mampu bertahan hingga 30 tahun dan dapat dilalui kendaraan roda empat hingga kendaraan dengan beban lebih besar.




Sementara itu, Menteri Abdul Mu'ti menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan dan kemudahan akses pendidikan.


"Pembangunan jembatan ini untuk memudahkan anak-anak menuju sekolah dengan aman dan selamat," ujarnya.




Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur penghubung antardusun juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.


Menurut Abdul Mu'ti, Presiden RI turut memberi perhatian terhadap pembangunan sarana penghubung seperti jembatan yang menghubungkan desa-desa menuju sekolah.


"Harapannya, akses transportasi masyarakat semakin mudah dan aktivitas pendidikan berjalan lebih baik," pungkasnya. (Syad)