Lantik Nor Alam Jadi Kadisdik, Bupati Slamet Junaidi Minta 3 Poin Segera Dieksekusi
Ach. Mukrim - Friday, 23 January 2026 | 06:47 AM


salsabilafm.com - Bupati Sampang, Slamet Junaidi resmi melantik Nor Alam sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) definitif. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Pringgitan Pendopo Trunojoyo, Jumat (23/1/2026) pagi.
Pelantikan ini sekaligus mengisi kekosongan kursi pimpinan di Dinas Pendidikan pasca mutasi pejabat sebelumnya menjadi Sekretaris DPRD pada November 2025 lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Slamet Junaidi memberikan penekanan keras terkait tanggung jawab besar yang kini dipikul oleh Nor Alam. Menurutnya, pendidikan adalah sektor vital yang menjadi fondasi pembangunan daerah, sehingga tidak boleh dikelola dengan cara yang biasa-biasa saja.
"Jabatan ini adalah amanah strategis. Saya menuntut kerja nyata, integritas, dan keberanian untuk melakukan pembenahan menyeluruh. Di bawah kepemimpinan yang baru, saya tidak ingin melihat ada ruang untuk bekerja setengah-setengah,"
Dia menjelaskan, ada tiga poin utama yang harus segera dieksekusi: perbaikan tata kelola birokrasi di internal dinas, peningkatan kualitas SDM pendidikan, serta memastikan pelayanan pendidikan yang adil dan merata hingga ke pelosok desa.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat, membeberkan bahwa pelantikan ini baru bisa terlaksana setelah melewati prosedur birokrasi yang panjang di tingkat pusat.
"Sesuai aturan, mutasi pejabat dari Dispendukcapil memerlukan izin khusus dari Dirjen Dukcapil Kemendagri. Izin prinsip sebenarnya sudah dikantongi sejak Desember 2025, dan proses administrasi serta SK pemberhentian dari jabatan lama baru rampung pada awal Januari 2026 ini," jelas Arif.
Terkait posisi yang ditinggalkan Nor Alam di Dispendukcapil, Arif akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) guna menjamin pelayanan kependudukan tetap berjalan normal sembari memproses izin pengisian jabatan ke Kemendagri.
Usai dilantik, Nor Alam menyampaikan visi besarnya untuk membawa pendidikan di "Kota Bahari" ke arah yang lebih progresif. Dia menegaskan, kunci utama perubahan mutu pendidikan bukan terletak pada kurikulum semata, melainkan pada kualitas pengajarnya.
"Tugas utama dari Bapak Bupati adalah peningkatan mutu. Fokus pertama kami adalah meningkatkan kompetensi guru. Logikanya sederhana, bagaimana kita bisa menuntut mutu siswa meningkat jika kompetensi gurunya tidak kita tingkatkan terlebih dahulu," katanya.
Nor Alam berkomitmen untuk melakukan pemetaan ulang terhadap kualitas tenaga pendidik di Sampang dan memberikan pelatihan-pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman.
"Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat. Tantangan ini akan kami jawab dengan kerja keras demi masa depan anak-anak kita di Sampang," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
6 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
6 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
7 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
9 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
9 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
9 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
9 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





