Kawanan Monyet Serang Ladang Jagung, Petani di Sumenep Merugi
Redaksi - Sunday, 04 January 2026 | 09:09 AM


salsabilafm.com – Kawanan monyet menyerang tanaman jagung dan kacang tanah milik warga di Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Serangan ini mengakibatkan petani mengalami kerugian karena tanaman yang hampir panen dirusak dan dimakan.
Meski tidak terjadi di seluruh lahan, kemunculan monyet dinilai meresahkan karena datang berulang kali dan sulit diusir. Wandi, warga setempat, menyebut kawanan monyet menyasar jagung yang sudah mulai matang dengan cara memetik buah dan membuang kulitnya berserakan.
"Jagung yang sudah mau panen itu dipotek satu-satu, dimakan isinya, kulitnya dibiarkan berserakan," kata Wandi, Minggu (4/1/2026).
Tak hanya jagung, tanaman kacang tanah juga menjadi sasaran utama. Kawanan monyet mencabut tanaman hingga ke akarnya, memakan buahnya, lalu meninggalkan batang serta pohon dalam kondisi rusak parah di lahan warga.
"Kalau kacang tanah lebih parah, dicabut semua, dimakan buahnya, batangnya dibuang," tambah Wandi.
Menurut dia, serangan monyet ini bukan kali pertama, melainkan sudah berlangsung sejak setahun terakhir. Kondisi ini membuat sejumlah tegalan milik warga sengaja dibiarkan kosong karena petani merasa trauma dengan risiko gagal panen.
"Sudah setahun ini banyak warga memilih tidak menanam, karena pasti diserang monyet," ucapnya.
Berbagai upaya pengusiran manual telah dilakukan oleh warga saat memergoki kawanan monyet tersebut di lahan mereka. Namun, upaya tersebut belum memberikan hasil maksimal karena kawanan monyet selalu kembali setelah petugas atau warga pergi dari tegalan.
"Sudah sering kami usir, tapi setelah itu mereka datang lagi," jelas Wandi.
Sementara itu, petani lainnya, Ibrahim, terpaksa memanen jagung lebih awal. Sebab, buahnya sudah habis dimakan sebelum masa panen tiba. Dia menduga kemunculan monyet di lahannya berkaitan dengan banyaknya lahan warga lain yang kini dibiarkan kosong.
"Ini pertama kali tegalan saya diserang monyet," ungkapnya.
Ibrahim memperkirakan monyet-monyet tersebut berpindah mencari sumber makanan baru ke lahan yang masih produktif karena area jelajah mereka yang lama sudah tidak menyediakan tanaman pangan. "Mungkin karena tegalan lain tidak ditanami lagi, jadi monyet pindah ke sini," katanya.
Warga berharap ada upaya penanganan serius dari pihak terkait agar serangan ini tidak terus berulang. Jika dibiarkan, dikhawatirkan petani di Desa Gapura Tengah akan berhenti menanam komoditas jagung dan kacang tanah secara permanen.
"Kalau dibiarkan, petani bisa kapok menanam jagung dan kacang tanah," tutup Ibrahim. (*)
Next News

Pertamina Patra Niaga Berikan Santunan Lintas Agama Serentak di 3 Provinsi
14 hours ago

Banjir Rob Rendam Kepulauan di Sumenep
14 hours ago

Gendong 15 Boneka Unta dari Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Sampang Curi Perhatian
14 hours ago

Jamaah Haji Pamekasan Meninggal di Tanah Suci, Kemenag Dampingi Ahli Waris Urus Santunan
14 hours ago

Target 307 Ribu Ton, Produksi Garam di Sampang Baru Capai 100 Ton
14 hours ago

616 Jemaah Haji Tiba di Sampang, 2 Meninggal di Tanah Suci
14 hours ago

Pemerintah Tunggu DPR Rampungkan RUU Perampasan Aset, Supratman: Presiden Ingin Cepat Selesai
18 hours ago

Polisi Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa atas Dugaan Kasus Fitnah Ijazah Jokowi
18 hours ago

Catat Rutenya! Ini Skema Pengalihan Arus Jelang Kedatangan Jemaah Haji Sampang
8 hours ago

Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Robatal Sampang, 2 Pelaku Ditangkap
a day ago




