Investor Singapura Siap Tanam Modal Rp16 Triliun di Sektor Perikanan Sumenep
Ach. Mukrim - Monday, 20 January 2025 | 06:46 PM


salsabilafm.com – Sektor perikanan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencuri perhatian investor asing. Kali ini, perusahaan asal Singapura, Stemcell United Limited (ASX: SCU), menunjukkan keseriusannya untuk menanamkan modal di bidang budidaya rumput laut, teripang, kerapu, dan lobster.
CEO Stemcell United Limited, Fhilip Gu, menegaskan, investasi ini tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, tetapi juga berfokus pada pengembangan potensi sumber daya laut Sumenep agar diakui secara nasional maupun internasional.
“Kami ingin menjadikan potensi rumput laut, teripang, kerapu, dan lobster dari Sumenep dapat dikenal luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” kata Fhilip dalam pertemuan dengan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di Rumah Dinas Bupati, Senin (20/1/2025) pagi.
Fhilip menjelaskan, pihaknya akan menerapkan konsep investasi berbasis blue economy yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, pelestarian ekosistem laut, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami akan mengutamakan pekerja lokal karena kami ingin sektor ini menjadi milik masyarakat Sumenep. Perusahaan kami hanya berperan sebagai mitra untuk mendukung,” paparnya.
Proyek investasi ini direncanakan bernilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun, dengan lokasi budidaya yang mencakup daratan dan perairan laut. Fhilip berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh untuk memastikan keberhasilan pengembangan konsep blue economy ini.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut positif rencana besar ini. Ia menilai, investasi tersebut mampu memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat setempat sekaligus mendorong pengembangan sektor perikanan secara berkelanjutan.
“Rencana investasi ini sangat ramah lingkungan dan membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak. Saya yakin ini akan menjadi langkah besar untuk pengembangan ekonomi berbasis kelautan di Sumenep,” ungkap Fauzi.
Lebih lanjut, Fauzi menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam investasi ini untuk memastikan kesejahteraan warga setempat.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat dilibatkan secara aktif dalam proses pelaksanaan investasi ini,” tegasnya.
Rencana investasi Stemcell United Limited ini turut melibatkan Balad Grup, perusahaan dalam negeri yang sebelumnya sudah berpengalaman di Sumenep. Dengan sinergi ini, diharapkan sektor perikanan Sumenep dapat semakin maju dan menjadi salah satu pusat ekonomi berbasis kelautan di Indonesia. (*)
Next News

Harga Cabai Makin 'Pedas', Pedagang dan Pengusaha Bebek Songkem di Sampang Menjerit
9 hours ago

Wali Kota Surabaya Tunggu Hasil Polisi untuk Bubarkan Ormas
11 hours ago

Adopsi KUHAP Baru, KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka dalam Konferensi Pers
11 hours ago

Sambut Harlah, PRNU Karang Nangkah Perkuat Kaderisasi dengan Ziarah Muassis NU
12 hours ago

Demi Beli Susu Anak, Pria di Bangkalan Nekat Curi Motor
a day ago

Banjir Setinggi 1,2 Meter Rendam Blega, 1.600 Rumah Terdampak
a day ago

Penyeberangan Jangkar-Sumenep-Lembar Ditunda Akibat Cuaca Ekstrem
a day ago

Ratusan Pengurus Ranting - Anak Ranting Muslimat NU Kedungdung Masa Khidmat 2025-2030 Resmi Dilantik
a day ago

Fasilitas Minim, DLH Sampang Akui Kewalahan Tangani Sampah di Pantura
a day ago

Rezeki di Balik Banjir Blega: Jasa Ojek Gerobak Jadi Penyelamat Pemotor yang Khawatir Mogok
a day ago





