Iduladha 2026, Kiai Atho'ulloh Bushiri Ajak Umat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ach. Mukrim - Wednesday, 27 May 2026 | 09:00 AM


salsabilafm.com - Ribuan santri Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk, Sampang, Madura, Jawa Timur, melaksanakan shalat Iduladha di Masjid Ar-Rahmah, Rabu (27/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan khusyuk dengan diiringi dzikir serta takbir bersama.
Pengasuh Ponpes Assirojiyyah Kajuk, KH. Atho'ulloh Bushiri, mengatakan, Iduladha dikenal sebagai hari raya kurban. Penyembelihan hewan kurban dilakukan mulai terbit matahari pada 10 Dzulhijjah hingga setelah waktu istiwak tanggal 13 Dzulhijjah.
Menurutnya, ibadah kurban berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Meski berat, Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah tersebut dengan penuh ketaatan. Nabi Ismail pun menerima perintah itu dengan ikhlas.
"Peristiwa kurban Nabi Ibrahim dan Ismail menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban dalam Islam, yang dilakukan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Ibadah kurban merupakan simbol ketaatan dan kesabaran dalam menjalankan perintah Allah SWT," ujar Kiai Atho', sapaan akrabnya.
Dia menambahkan, hikmah terbesar dari kisah tersebut adalah mendahulukan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan pribadi maupun kelompok.
"Amentengaghi kepentingannah oreng laen tanimbeng kepentengannah dhibik," ucapnya dalam bahasa Madura, yang berarti mementingkan kepentingan orang lain dibanding kepentingan sendiri.
Kiai Atho' juga mengingatkan, hakikat kurban bukan terletak pada daging maupun darah hewan yang disembelih, melainkan ketakwaan dan keikhlasan orang yang berkurban.
"Daging dan darah kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu," jelasnya mengutip QS. Al-Hajj ayat 37.
Dalam kesempatan itu, dia turut menyinggung pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Menurutnya, jutaan jamaah haji dari berbagai negara saat ini berkumpul di Makkah sebagai simbol persaudaraan dan persatuan umat Islam sedunia.
"Ibadah haji memperlihatkan kesatuan umat Islam tanpa membedakan latar belakang, ras, maupun status sosial. Semua berkumpul melaksanakan ritual ibadah dengan tujuan yang sama," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
11 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
11 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
12 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




